Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wishnutama Imbau Semua Pihak di Kawasan Pariwisata Alam Patuhi Protokol Kesehatan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyampaikan apresiasi rencana pembukaan wisata alam secara bertahap.

Wishnutama Imbau Semua Pihak di Kawasan Pariwisata Alam Patuhi Protokol Kesehatan
TRIBUNNEWS.COM/REYNAS
Wishnutama Kusubandio 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyampaikan apresiasi rencana pembukaan wisata alam secara bertahap.

Pembukaan kawasan pariwisata alam ini telah dinanti-nanti untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pariwisata.

Baca: Gelar Townhall Meeting, Gojek Putuskan untuk Fokus kepada Layanan Inti Perusahaan

"Saat ini kita berencana membuka wisata alam yang berisiko rendah terhadap penularan," kata Wishnutama dalam keterangan, Selasa (23/6/2020).

Dia mengingatkan semua pihak dalam rencana pembukaan wisata alam ini harus mematuhi pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat.

Protokol kesehatan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang disusun dan diusulkan oleh Kemenparekraf telah disahkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Wishnutama mengharapkan protokol kesehatan ini dapat menjadi acuan bagi seluruh pihak dalam perencanaan pembukaan pariwisata, termasuk wisata alam.

"Jangan sampai dalam pelaksanaan nanti malah terjadi peningkatan kasus baru. Karena memperbaiki protokol bisa sehari dua hari saja, tetapi mengembalikan rasa percaya itu butuh waktu lama," ujarnya.

"Jika kita tidak hati-hati dan disiplin dalam pelaksanaanya dampak ekonominya bisa lebih buruk lagi bagi para pelaku sektor pariwisata," kata dia.

Seperti diketahui, kawasan pariwisata alam yang direncanakan akan dibuka secara bertahap tersebut terdiri dari kawasan wisata bahari, kawasan konservasi perairan, kawasan wisata petualangan, taman nasional, taman wisata alam, taman hutan raya, suaka margasatwa, dan geopark.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas