Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Direktur Sido Muncul Tegaskan Herbal JSH Bukan Karbon Aktif

Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat menegaskan produk Herbal JSH yang diproduksi pihaknya bukan karbon aktif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Direktur Sido Muncul Tegaskan Herbal JSH Bukan Karbon Aktif
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat mempraktikkan cara sederhana membedakan karbon aktif dengan karbon yang terkandung dalam Herbal JSH, di kantor Sido Muncul, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat menegaskan produk Herbal JSH yang diproduksi pihaknya bukan karbon aktif.

Produk Herbal JSH menurutnya berasal dari karbon yang sudah diproses sedemikian rupa sehingga aman untuk diminum.

"Herbal JSH bukan karbon aktif, Seperti berita yang beredar. Tapi karbon yang telah melalui proses lebih lanjut, sehingga aman untuk diminum jangka panjang," kata Irwan di kantor Sido Muncul, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2020).

Baca: Sido Muncul: Produksi Meningkat 30 Persen Selama Pandemi Covid-19

Dalam kesempatan tersebut Irwan mempraktikkan bagaimana cara sederhana membedakan antara karbon aktif dengan karbon yang terkandung dalam Herbal JSH.

Caranya yaitu dengan melarutkan kedua kandungan pada masing-masing gelas berisi air.

Hasilnya, kapsul yang mengandung karbon aktif tidak larut di air.

Sedangkan Herbal JSH larut dalam air.

Baca: Sido Muncul Kembali Salurkan Donasi Rp 800 Juta untuk Warga Terdampak Covid-19

Bos Sido Muncul ini mengatakan hal tersebut bisa terjadi karena proses produksi Herbal JSH telah melewati proses lanjutan, serta pengembangan riset yang berhasil memproses bahan charcoal alias arang menjadi produk alkali.

Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat 121
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat mempraktikkan cara sederhana membedakan karbon aktif dengan karbon yang terkandung dalam Herbal JSH, di kantor Sido Muncul, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (27/6/2020).
Rekomendasi Untuk Anda

Obat Herbal JSH memiliki kandungan 100 mg charcoal extract pada setiap kapsulnya, dengan PH tinggi pada rentang PH 11 hingga PH 13.

Baca: Beli dari UMKM Hingga 4.000 Unit, Sido Muncul Tak Ingin Lagi Impor APD

Kandungan ini disebut sangat baik untuk usia lanjut, penderita kanker atau mereka yang sering terganggu kesehatannya.

Produk Herbal JSH sendiri sudah didaftarkan ke BPOM, dengan nama Kapsul JSH.

"Kapsul JSH bukan karbon aktif murni namun telah diproses lebih lanjut sehingga larut dalam air. R&D kami berhasil melakukan proses dari bahan charcoal menjadi produk alkali atau PH-nya tinggi," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas