Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Roadmap Making Indonesia 4.0 untuk Revitalisasi Industri Manufaktur Akan Dibedah di Webinar 3 Hari

Indonesia sendiri saat ini telah mendeklarasikan diri menjadi negara yang siap menerapkan era revolusi industri 4.0

Roadmap Making Indonesia 4.0 untuk Revitalisasi Industri Manufaktur Akan Dibedah di Webinar 3 Hari
Tribunnews/JEPRIMA
Ilustrasi: Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang saat berfoto disalah satu booth pameran kendaraan komersial Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC 2020) di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020). Sebanyak 36 perserta dari berbagai sektor sudah memastikan tampil di pameran ini. Peserta tersebut merupakan gabungan dari agen pemegang merek (APM) kendaraan komersial di Indonesia, Asosiasi Karoseri Indonesia, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia, Asosiasi Logistik Indonesia, Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia, dan sebagainya. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industry 4.0 telah menjadi subyek perdebatan dan diskusi beberapa Negara selama beberapa dekade terakhir. Banyak negara sependapat bahwa Industry 4.0 dimulai dengan munculnya Internet dan teknologi digital arus utama.

Indonesia sendiri saat ini telah mendeklarasikan diri menjadi negara yang siap menerapkan era revolusi industri 4.0. Berbagai teknologi yang menandakan dimulainya revolusi industri 4.0, adalah industri manufaktur, transportasi, dan lainnya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pernyataan resminya 28 Juni 2020 lalu menyatakan, Indonesia telah meluncurkan roadmap Making Indonesia 4.0 sebagai aspirasi untuk merevitalisasi industri manufaktur di Tanah Air.

"Inisiatif ini akan memanfaatkan teknologi industri 4.0 dalam perangkat utama produksi demi memacu daya saing dengan lebih efisien," ungkapnya.

Namun, munculnya pandemi Corona Virus Diseases 19 (Covid-19) membuat upaya merealisasikan roadmap ini terganggu.

Baca: Risma Bersujud dan Menangis di Depan Dokter, Ada Rumah Sakit Overload, Tapi Tak Bisa Beri Bantuan

Baca: Pemerintah Diminta Jaga dan Lindungi Industri yang Masih Bertahan, Termasuk Industri Tembakau

Baca: Pandemi, Industri Otomotif Turut Partisipasi Bagikan Masker Gratis

Sebuah seminar online dalam format webinar akan digelar untuk mengupdate strategi Indonesia untuk melanjutkan implementasi roadmap Industri 4.0 di masa pandemi saat Indonesia memasuki new normal.

Kegiatan ini digelar Nagayana Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian RI & Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) melalui kegiatan webinar Road to Indonesia 4.0 Conference & Expo bertajuk “Analisis Dampak COVID-19: Bangkitnya Industri pada era “The New Normal“.

Informasi yang diterima Tribunnews, webinar ini berlangsung dengan menggunakan aplikasi cisco webex, registrasi melalui https://s.id/webinarindonesia40 dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya.

Antara lain, Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si Menteri Perindustrian RI, Xavier Denoly Country President Schneider Electric Indonesia, Prakash Chandran President Director and CEO PT. Siemens Indonesia, Marina Kacaribu Country Managing Director PT. Cisco System Indonesia dan Andi Budimansyah Ketua Federasi Teknologi dan Informasi Indonesia (FTII).

Webinar akan dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu pada 1 Juli, 8 Juli dan 15 Juli 2020. Kegiatan webinar ini akan melibatkan paritisipasi para pelaku industri untuk mendapatkan informasi terkait strategi dalam menghadapi pandemi ini sekaligus mendengarkan langsung peluang insentif yang diberikan oleh Pemerintah," ujar Aditya Adiguna, Direktur Utama Naganaya Indonesia, dalam keterangan pers tertulisnya, Senin, 29 Juni 2020.

"Webinar diharapkan menjadi salah satu langkah awal komunitas dan pemangku kepentingan untuk mendapatkan jawaban dari issue yang sedang berkembang pada era pandemi dan diharapkan setelahnya dapat membantu memberikan pemahaman/pengalaman yang baik kepada masyarakat," ujarnya.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas