Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Turis Asal China Bisa Pulihkan Pariwisata Indonesia di Masa Pandemi Covid-19, Tujuan Favoritnya Bali

Turis asal China memiliki potensi untuk mengembangkan dan memulihkan sektor pariwisata Indonesia yang terkena dampak covid-19.

Turis Asal China Bisa Pulihkan Pariwisata Indonesia di Masa Pandemi Covid-19, Tujuan Favoritnya Bali
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Sejumlah turis China mendominasi kunjungan di Pantai Kelan, Badung, Selasa (23/10/2018). Pariwisata Bali dijual murah kepada wisatawan China. TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur dan Ratuboko, Edy Setijono, menyebut turis asal China menjadi harapan untuk pemulihan pariwisata Indonesia.

Menurutnya, turis asal China memiliki potensi untuk mengembangkan dan memulihkan sektor pariwisata Indonesia yang terkena dampak Covid-19.

"Kita harapkan turis asal China dapat berdampak kepada wisata Indonesia, karena negara ini memegang posisi kedua setelah Malaysia untuk kedatangan wisatawan ke Indonesia," ucap Edy dalam diskusi online, Jumat (17/7/2020).

Sementara itu menurut Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat China (RRC) dan Mongolia, Djauhari Oratmangun berdasarkan data hingga 17 Juli 2020 topik yang sering dibicarakan warganet di China adalah Bali yang mencapai 370 kali.

"Pada 4 Juli 2020 saja, sudah nyaris satu juta partisipan warga negara China yang ingin mengunjungi Bali setelah Covid-19 selesai," ucap Djauhari.

Djauhari juga mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan promosi untuk merangsang wisatawan dari mancanegara khususnya China untuk ke Indonesia.

Selain itu Djauhari juga menyoroti konektivitas penerbangan yang ada di Indoensia.

"Ketika konektivitas sudah ada, para wisatawan ini akan berkunjung ke Bali, Manado, yang ada penerbangan langsung," ucap Djauhari.

"Kami juga sedang membuat hastag #workingfromindonesia, untuk membuat minat wisatawan datang ke Indonesia," tambah Djauhari.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, juga mengutarakan hal serupa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas