Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Riset Danareksa: Kepercayaan Masyarakat terhadap Perekonomian Indonesia Makin Melemah

Seluruh indikator ekonomi menunjukkan penurunan dan pertumbuhan dengan tren melambat.

Riset Danareksa: Kepercayaan Masyarakat terhadap Perekonomian Indonesia Makin Melemah
DANAREKSA
Hasil riset Danareksa menunjukkan ekonomi domestik Indonesia terus terkontraksi secara triwulanan dan tahunan akibat penyebaran wabah Covid-19. Dalam grafik terlihat produk domestik bruto merosot tajam (kiri), dan keyakinan konsumer juga terus melemah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Danareksa Research Institute (DRI) merilis riset terbarunya terkait outlook Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berjudul “Q2 2020 GDP Outlook: Bottoming Out”. 

Dalam riset yang dikepalai Moekti P. Soejachmoen ini Danareksa menemukan fakta  bahwa ekonomi domestik Indonesia terus terkontraksi secara triwulanan dan tahunan akibat penyebaran wabah Covid-19.

Selain itu, seluruh indikator ekonomi menunjukkan penurunan dan pertumbuhan dengan tren melambat.

Hasil analisis DRI juga menyebutkan, pembatasan sosial skala besar selama Q2 2020 berdampak pada melemahnya konsumsi rumah tangga karena masyarakat menahan atau mengurangi konsumsi mereka.

Penjualan eceran, penjualan mobil, dan penjualan sepeda motor masing-masing terkontraksi sebesar 17,37% yoy, 89,44% yoy, dan 79,07% yoy yang juga diikuti oleh lemahnya pertumbuhan kredit konsumen (2,32% yoy).

Kepercayaan melemah

Sementara itu, kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi terus melemah yang  tercermin dari indeks kepercayaan konsumen yang terus turun ke level 72,63 pada bulan Juni 2020.

Penurunan ini didorong oleh lemahnya aktivitas ekonomi dan semakin terbatasnya ketersediaan lapangan pekerjaan akibat maraknya pemutusan hubungan kerja.

Sementara itu, realisasi pendapatan pemerintah juga relatif lemah yang terlihat dari  penerimaan pajak yang rendah (47,72%).

Investasi melemah

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas