Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Stafsus Sri Mulyani: UMKM di Padang hingga Papua Dapat Banpres Rp 2,4 Juta

Yustinus Prastowo mengatakan, pemerintah mengalami sedikit kendala dalam penyaluran Banpres karena belum punya data seluruh UMKM.

Stafsus Sri Mulyani: UMKM di Padang hingga Papua Dapat Banpres Rp 2,4 Juta
Tribunnews.com
Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan ke UMKM sebesar Rp 2,4 juta telah diperpanjang hingga Desember 2020. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan, Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp 2,4 juta diharapkan mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) supaya punya modal dan berusaha kembali.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, pemerintah mengalami sedikit kendala dalam penyaluran Banpres karena belum punya data seluruh UMKM.

Baca juga: Cara UMKM Cepat Dapat Banpres Produktif Rp 2,4 Juta

"Data UMKM ini terkait agunan. Kemudian, ini diaudit BPK, DPR agar dipastikan governance-nya bagus dan kredibel," ujarnya dalam acara diskusi virtual, Selasa (10/11/2020).

Sementara itu, dia menjelaskan, beberapa pelaku UMKM sudah merasakan Banpres Rp 2,4 juta tersebut dari bagian barat hingga timur Indonesia.

Baca juga: HOAKS! Formulir Online Palsu Pengajuan Banpres Produktif Usaha Mikro Tahap III

"Saya bertolak dari testimoni warga yang dapat Banpres Produktif yakni Ibu Lita di Padang. Dia jual makanan di sana, terima Banpres, lalu bisa usaha lagi," katanya.

Selain itu, Yustinus menambahkan, UMKM yang menerima Banpres Produktif juga ada di sekitar Jakarta hingga sampai ke Biak, Papua.

"Ada di Cikarang, juga di Biak sebagai pedagang sembako. Dia dengan Banpres Produktif bisa jualan lagi, ini jadi optimisme sampai November bisa menyerap 50 persen anggaran dan sampai akhir tahun bisa serap semua karena sudah tepat jalurnya, tinggal ketepatan," pungkasnya.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas