Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Edhy Prabowo Tersangka

Panggil Pejabat KKP, Luhut Minta Program Kementerian Tetap Berjalan

Luhut pun meminta agar jajaran KKP tetap memastikan pekerjaan di Kementerian tetap berjalan dan tidak menghentikan program

Panggil Pejabat KKP, Luhut Minta Program Kementerian Tetap Berjalan
Tangkap layar youtube Najwa Shihab
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan telah memanggil Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar dan Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, TB. Haeru Rahayu ke Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Kamis (26/11).

Dalam kesempatan tersebut, Luhut pun meminta agar jajaran KKP tetap memastikan pekerjaan di Kementerian tetap berjalan dan tidak menghentikan program-program yang dianggap baik.

Baca juga: Luhut Binsar Pandjaitan Jadi Pengganti Edhy Prabowo, Melanie Subono: Indonesia Punya 300 Juta Orang

“Pokoknya program yang baik jangan terhenti, kita lakukan evaluasi jika ada yang perlu diperbaiki," ujar Luhut seperti dalam keterangan tertulis, Kamis (26/11).

Lebih lanjut, sebagai Menteri KKP Ad Interim, Luhut pun dijadwalkan akan menggelar rapat dengan seluruh eselon 1 dan 2 pada Jumat (27/11).

Baca juga: 3 Posisi Menteri Era Joko Widodo yang Kosong dan Pernah Diisi Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut sudah meminta Sekjen KKP untuk menyiapkan berbagai isu yang masih tertunda yang perlu diputuskan oleh menteri KKP Ad Interim. “Jangan sampai ada istilah tidak bisa dilakukan karena tidak ada Menteri," ujar Luhut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim. Penunjukan tersebut disampaikan lewat surat dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)

Hal ini berkaitan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan Menteri KKP Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

KPK menangkap Edhy Prabowo bersama istrinya sesaat pulang dari tugas kunjungan kerja di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Edhy ditangkap bersama dengan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Rabu (25/11) dini hari, di Bandara Soekarno-Hatta.

Artikel Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: Panggil pejabat KKP, Luhut Panjaitan minta program kementerian tetap berjalan

Ikuti kami di
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas