Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Menurut Gubernur Bank Indonesia, Ini yang Harus Dilakukan untuk Dorong Pemulihan Ekonomi

Perry Warjiyo menyatakan terdapat syarat yang harus dipenuhi dan kebijakan yang harus ditempuh untuk mendorong pemulihan ekonomi

Menurut Gubernur Bank Indonesia, Ini yang Harus Dilakukan untuk Dorong Pemulihan Ekonomi
Yanuar Riezqi Yovanda
Gubernur BI Perry Warjiyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan terdapat syarat yang harus dipenuhi dan kebijakan yang harus ditempuh untuk mendorong pemulihan ekonomi yang terpukul oleh pandemi Covid-19.

Perry mengatakan, satu prasyarat yang harus dipenuhi yakni vaksinasi dan disiplin protokol Covid-19. Menurutnya, hal ini harus dilakukan lantaran pusat dari krisis yang terjadi merupakan virus.

Baca juga: Rupiah Hari Ini Bergerak Stabil di Level Rp 14.125 per Dolar AS, Berikut Kurs di 5 Bank

Baca juga: Naik Lagi, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 957 Ribu per Gram

Baca juga: Supaya Indonesia Menjadi Negara Maju, Menkeu Sri Mulyani: Butuh Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

“Karenanya vaksinasi dan protokol Covid-19 sangatlah penting agar kesehatan terjaga. Mobilitas manusia yang kembali normal, efektivifas ekonomi dan dunia usaha membaik, serta dampak rambatan ke sektor keuangan dan moneter dapat dicegah,” ujar Perry dalam Pertemuan Tahunan BI, Kamis (3/12/2020).

Perry pun menyambut baik kebijakan pemerintah untuk melakukan vaksinasi dalam waktu dekat.

Dia mengatakan, BI turut serta mendanai vaksin tersebut melalui kebijakan berbagi beban atau burden sharing dalam APBN 2020.

“Kami menyambut baik pemeirntah yang telah memesan dan akan mulai vaksinasi dalam waktu dekat ini. BI turut mendanai vaksin tersebut melalui burden sharing dalam APBN 2020,” jelasnya.

Selain vaksinasi, Perry mengatakan ada lima kebijakan penting yang juga menjadi kunci dalam pemulihan ekonomi, yakni pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan realisasi stimulus fiskal, serta peningkatan kredit atau pembiayaan kepada dunia usaha.

Kemudian keberlanjutan stimulus moneter dan makropridensial, juga digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya UMKM.

Menurut Perry, pembukaan sektor produktif dan aman perlu untuk segera dilakukan. Priorotas tertinggi dilakukan pada sektor yang memiliki andil Produk Domestik Bruto (PDB) dan ekspor terbesar, yakni industri makanan dan minuman, perkebunan, kimia, kehutanan, hortikultura, dan pertambangan bijih logam.

Selanjutnya, ada 15 sektor priotas lainnya, antara lain pengolahan tembakau, tanaman pangan, komunikasi, real estat, hingga industri kayu.

Dengan berbagai kebijakan yang dilakukan tersebut, Perry berharap ekonomi domestik segera pulih dari krisis akibat pandemi corona saat ini.

“Prioritas-prioritas tersebut menyumbang hampir 40 persen PDB nasional,” tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menurut Bos BI, Ini yang Harus Dilakukan untuk Dorong Pemulihan Ekonomi"

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas