Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

LPS Yakin Ekonomi Indonesia Tidak Jatuh Lebih Dalam Lagi Tahun Ini 

Dengan adanya program vaksinasi dan pembatasan sosial, pertumbuhan ekonomi di Indonesia sudah membaik pada kuartal IV 2020. 

LPS Yakin Ekonomi Indonesia Tidak Jatuh Lebih Dalam Lagi Tahun Ini 
TRIBUN/HO
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) memberi selamat kepada Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) disaksikan Halim Alamsyah (tengah) di Jakarta, Kamis (24/09/2020). Purbaya Yudhi Sadewa berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 58/M Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner LPS, menjabat sebagai Anggota merangkap Ketua Dewan Komisioner LPS sejak 24 September 2020 sampai dengan lima tahun ke depan hingga 2025. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan, berkomitmen menjaga stabilnya industri perbankan dan perekonomian nasional dengan berbagai kebijakan yang dijalankan saat ini. 

Ketua LPS Purbaya Yudhi Sadewa meyakini perekonomian nasional akan pulih dan bahkan tumbuh lebih baik di 2021.
     
Kendati saat ini memang belum pulih sepenuhnya akibat dampak pandemi Covid-19, tetapi menurutnya sudah ada tanda-tanda perbaikan. 

"Dampak covid 19 terhadap ekonomi sempat berpengaruh besar, tetapi perlahan kita mulai bisa mengendalikan.

Kebijakan yang kita laksanakan saat ini relatif baik untuk mencegah Indonesia untuk jatuh lebih dalam ke jurang resesi,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (17/3/2021). 

Baca juga: Ketua LPS: Likuiditas Perbankan Cukup, tapi Butuh Penurunan Bunga Kredit 

Baca juga: Direktur Hukum LPS Bagikan Pengalaman Tangani Kasus Hukum Perbankan Lewat Sebuah Buku

Purbaya menjelaskan, respon pemerintah dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian sudah tepat. 

“Apabila dibandingkan dengan berbagai negara lain, pertumbuhan ekonomi kita lumayan baik, terlihat dari data, pertumbuhan ekonomi kita minus 2,07 persen sepanjang 2020.

Sementara, Singapura minus 5,75 persen, Amerika Serikat minus 3,5 persen, dan Jerman minus 5 persen," katanya. 

Dia menambahkan, dengan adanya program vaksinasi dan pembatasan sosial, pertumbuhan ekonomi di Indonesia sudah membaik pada kuartal IV 2020. 

"Kuartal IV 2020 mulai menunjukkan perbaikan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional,” kata Purbaya. 

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas