Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

OJK Dukung Upaya IIA Perkuat Governance Risk dan Control di Industri Jasa Keuangan

IIA diminta memperkuat peran profesi internal audit sebagai upaya penguatan industri jasa keuangan di Indonesia.

OJK Dukung Upaya IIA Perkuat Governance Risk dan Control di Industri Jasa Keuangan
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Kiri ke kanan: Ketua Panitia 2017 IIA Indonesia National Conference yang juga Governor IIA Indonesia, Angela Simatupang, dan Praktisi Auditor Internal, Rudy Hartono pada acara Press Conference 2017 IIA Indonesia National Conference di Intercontinental Hotel, Dago, Kota Bandung, Senin (9/10/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung Institute Internal Auditors Indonesia (IIA) untuk memperkuat governance risk dan control di industri jasa keuangan. Peran dan fungsi IIA dipandang strategis karena organisasi profesi ini memayungi profesi auditor internal di seluruh Indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Ahmad Hidayat didampingi Deputi Komisioner Audit Internal, Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas OJK Hidayat Prabowo saat menerima audiensi dengan jajaran pengurus IIA yang baru periode 2021-2024 yang dipimpin Presiden IIA Indonesia Angela Simatupang secara virtual di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Ahmad Hidayat dalam memberikan arahannya mengatakan, IIA harus dapat memperkuat peran profesi internal audit sebagai upaya penguatan industri jasa keuangan di Indonesia.

Sebagai organisasi yang mewadahi profesi internal audit, kontribusinya sangat diperlukan dalam meningkatkan tata kelola perusahaan dan turut membantu OJK dalam mendorong industri jasa keuangan yang lebih baik.

Baca juga: OJK: Belum Ada BUMN yang Berencana Catatkan Saham di Bursa Tahun Ini

“OJK mendukung IIA dalam mendorong penerapan standar profesi dan kode etik auditor internal sesuai dengan International Profesional Practices Framework (IPPF) guna memperkuat layanan audit internal yang dapat membantu organisasi meningkatkan tata kelola, mengelola risiko, dan menerapkan kontrol untuk mencapai tujuan secara lebih efektif, ” kata Ahmad.

Baca juga: OJK Imbau Masyarakat Cek Legalitas Usaha Gadai Sebelum Putuskan Pinjam Uang

Ahmad menegaskan, tuntutan akan kemampuan profesi ini untuk bisa mendukung perusahaan sangat dibutuhkan, terutama dengan perubahan pola kerja karena pandemic dan lingkungan usaha yang sangat dinamis.

Baca juga: Fitur Terbaru Account Tax Service untuk Permudah Kerja Konsultan Pajak dan Akuntansi

IIA Indonesia merupakan organisasi profesi yang memayungi profesi auditor internal di seluruh Indonesia.

IIA Indonesia didedikasikan untuk kemajuan dan pengembangan profesi auditor internal dan merupakan rumah dari profesi auditor internal di Indonesia.

Secara global IIA memiliki lebih dari 200.000 anggota di lebih dari 165 negara. Di Indonesia, tercatat lebih dari 2.600 profesional yang menjadi anggota IIA.

Seluruh governor yang mengawasi pengelolaan institusi ini merupakan relawan yang ditunjuk oleh para anggotanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas