Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

China ENFI Engineering Corporation Kucurkan 2,3 Miliar Dolar AS untuk Bangun Smelter di Fakfak 

BKPM) dan China ENFI Engineering Corporation (ENFI) jalin kerja sama terkait rencana investasi industri smelter tembaga di Fakfak

China ENFI Engineering Corporation Kucurkan 2,3 Miliar Dolar AS untuk Bangun Smelter di Fakfak 
AFP/Bannu Mazandra
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan China ENFI Engineering Corporation (ENFI) jalin kerja sama terkait rencana investasi industri smelter tembaga di Fakfak, Papua Barat.

Pembangunan smelter ini juga melibatkan dua mitra strategis, PT Freeport Indonesia dan PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID).

Baca juga: Komisi VII Apresiasi PT CMMI Bukti Keberhasilan Hilirisasi ‘Smelter’

Kerjasama ini ditandai Memorandum of Understanding (MoU) awal pekan lalu yang  dihadiri oleh Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan President ENFI Liu Cheng, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, serta Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak.

ENFI merupakan perusahaan milik negara yang berkantor pusat di Beijing, Republik Rakyat China, yang bergerak di bidang penyediaan teknologi smelter, pembangunan industri smelter, khususnya tembaga, nikel, alumunium, dan logam non-besi.

ENFI telah menunjuk PT Rasamala Metallurgy Indonesia (RMI) selaku liaison atau perwakilan di Indonesia.

Direktur Rasamala Metallurgy Indonesia Carlos Kaparang mengatakan, pascapenandatanganan MoU, RMI segera membantu ENFI untuk melakukan preliminary study serta mengimplementasikan proyek kerja sama industri smelter tembaga ini.

"Investasi ENFI ini menandakan jejak langkah awal positif bagi iklim investasi tambang dan energi di Indonesia," kata Carlos ," kata Direktur PT RMI Carlos Kaparang, Kamis (15/4/2021)

Dikatakannya, ENFI akan menggelontorkan investasi sebesar 2,3 miliar dolar AS dalam dua tahap untuk pembangunan smelter di Fakfak ini.

Pada Mei 2021, tim teknis ENFI akan mengunjungi Indonesia guna melakukan studI kelayakan (feasibility study) serta membahas secara teknis kelanjutan proyek ini, dengan BKPM, PT Freeport Indonesia, dan MIND ID.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas