Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2021

Bus AKAP Berstiker Khusus Full Penumpang Sehari Jelang Pelarangan Mudik Lebaran

Selain pemberangkatan pagi hari, untuk jadwal sore hari juga dikabarkan sudah terisi penuh alias full seat.

Bus AKAP Berstiker Khusus Full Penumpang Sehari Jelang Pelarangan Mudik Lebaran
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah calon penumpang menunggu keberangkatan bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (5/5/2021). Memasuki H-1 larangan mudik, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang terus meningkat. Pemudik memilih mudik lebih awal untuk menghindari larangan mudik Lebaran yang mulai diberlakukan pada 6-17 Mei 2021. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang penyekatan terkait larangan mudik Idul Fitri 1442 hijriah yang dimulai 6 Mei 2021 banyak masyarakat yang berlomba-lomba berangkat menuju kampung halamannya masing-masing menggunakan transportasi umum seperti kereta api atau bus.

Salah satu yang menjadi favorit adalah bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Wiwid salah satu pengemudi bus dari PO Shantika menyebut sebanyak 22 armada yang diberangkatkan dari seluruh terminal di Jabodetabek pada pagi hari tadi semua full seat alias penuh.

"Alhamdulillah, Shantika pemberangkatan pagi 22 armada. Semua full seat," kata Wiwid saat berbincang dengan Tribun, Rabu (5/5/2021).

Selain pemberangkatan pagi hari kata Wiwid, untuk jadwal sore hari juga dikabarkan sudah terisi penuh alias full seat. Bahkan kata dia bus-bus yang datang dari arah timur ada yang dikosongkan.

"Infonya sih semua nanti full seat, makanya ini sebagian armada pada ngosong ke barat mengantisipasi lonjakan penumpang nanti sore," ujar Wiwid.

Kota-kota tujuan yang menjadi favorit pemudik di antaranya Semarang, Demak, Pati, Kudus dan Jepara.

"Paling ramai Semarang, Demak, Pati, Kudus dan Jepara," ujar Wiwid.

PO Shantika merupakan salah satu bus yang diberikan stiker khusus dari Kementerian Perhubungan untuk mengangkut penumpang dengan persyaratan khusus.

Penumpang yang menaiki bus dengan stiker khusus ini harus memenuhi syarat di antaranya menyertakan hasil rapid tes antigen dan PCR negati, surat izin kedinasan, surat pengantar dari lingkungan(RT/RW) dan wajib mengisi Surat Izin Keluar Masuk(SIKM).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas