Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

AS Wajibkan Inspeksi pada Pesawat Boeing 737 Classic, Ada Kemungkinan Kerusakan Kabel?

FAA mewajibkan maskapai yang menggunakan pesawat jenis Boeing 737 Classic untuk memeriksa kemungkinan kegagalan kabel.

AS Wajibkan Inspeksi pada Pesawat Boeing 737 Classic, Ada Kemungkinan Kerusakan Kabel?
net
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - The Federal Aviation Administration (FAA) mewajibkan maskapai yang menggunakan pesawat jenis Boeing 737 Classic untuk memeriksa kemungkinan kegagalan kabel.

Hal ini dilakukan mengingat peristiwa kecelakaan pesawat di Indonesia pada awal tahun ini yang dinilai juga diakibatkan oleh kegagalan kabel tersebut.

Mengutip dari Reuters, 737 classic merupakan pesawat generasi tua yang usianya sudah mencapai 2 dekade.

FAA bilang masalah gagal kabel tersebut bakal berpengaruh pada pesawat Boeing seri Classic lainnya yaitu 737-300, 737-400, dan 737-500.

Baca juga: CVR Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Proses Ini yang Akan Dilalui KNKT dan Pihak Boeing di AS

FAA mengeluarkan arahan kelayakan udara bagi operator untuk memverifikasi kabel sinkronisasi flap yang berperan dalam pengoperasian sistem throttle otomatis pesawat.

Kerusakan kabel bisa tidak terdeteksi oleh komputer throttle otomatis pada pesawat yang dapat menimbulkan risiko keselamatan.

Boeing juga pernah mengeluarkan arahan pada 30 Maret agar maskapai melakukan pemeriksaan elektronik pada komputer auto-throttle untuk mengonfirmasi bahwa kabel terhubung dalam 250 jam penerbangan.

Baca juga: Boeing: Asia Tenggara Akan Jadi Pasar Penerbangan Dunia Terbesar

FAA membutuhkan tes awal dalam 250 jam penerbangan atau dua bulan dari sekarang untuk memastikan bahwa pesawat dengan tingkat pemanfaatan rendah ditangani tepat waktu.

Setelah itu, operator harus melakukan perbaikan jika diperlukan.

Baca juga: Boeing Proyeksi Asia Tenggara Jadi Pasar Aviasi Terbesar 20 Tahun ke Depan

Selain itu, FAA juga menjelaskan bahwa koneksi yang salah dapat mengakibatkan kegagalan sistem auto-throttle untuk mendeteksi posisi flap pesawat jika mesin pesawat beroperasi pada pengaturan daya dorong yang berbeda karena kerusakan lain.

FAA juga mewajibkan inspeksi lanjutan setiap 2.000 jam penerbangan setelah yang pertama.

"Maskapai AS yang terkena kewajiban inspeksi tersebut adalah Aloha Air Cargo, DHL, iAero Airways, Kalitta Charters dan Northern Air Cargo," kata FAA dikutip dari Reuters, Sabtu (15/5).

artikel ini sudah tayang di KONTAN, dengan judul: AS wajibkan inspeksi pada pesawat Boeing 737 Classic, ada apa?

Ikuti kami di
Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas