Tribun Bisnis

Mudik Lebaran 2021

Penumpang Kereta Jarak Jauh Melonjak 5 Kali Lipat

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, jumlah ini meningkat lima kali lipat dibandingkan hari sebelumnya yaitu 17 Mei 2021.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Penumpang Kereta Jarak Jauh Melonjak 5 Kali Lipat
Tribunnews/Herudin
Penumpang kereta api Argo Lawu berjalan saat tiba di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). Berdasarkan data PT KAI, pada Senin (17/5/2021) sebanyak 2.100 penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) akan tiba di Jakarta, di mana jumlah tersebut akan terbagi dua stasiun, yaitu Stasiun Pasar Senen sekitar 1.200 penumpang dan Stasiun Gambir 900 penumpang. Tribunnews/Herudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh yang melakukan perjalanan pada 18 Mei 2021 mencapai 65 ribu orang.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, jumlah ini meningkat lima kali lipat dibandingkan hari sebelumnya yaitu 17 Mei 2021.

"Pada 17 Mei 201, jumlah penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan KA jarak jauh mencapai 11 ribu orang," ucap Joni saat dikonfirmasi, Rabu (19/5/2021).

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang KA jarak jauh ini karena kondisi saat yang mulai berubah menjadi normal selepas periode larangan mudik Lebaran 2021.

Baca juga: KCI Tambah Enam Jadwal Perjalanan Kereta Antisipasi Kepadatan di Masa Libur Lebaran

Joni juga menjelaskan, rute yang menjadi tujuan penumpang KA jarak jauh adalah rute Jakarta-Yogyakarta, Kebumen-Pasar Senen dan Pasar Senen-Purwokerto.

"Dengan adanya peningkatan jumlah penumpang KA jarak jauh ini, tentunya akan dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat," ucap Joni.

Baca juga: Selama Larangan Mudik, 1.000 Penumpang Lakukan Perjalanan dengan KA Jarak Jauh

Selain itu Joni juga mengungkapkan, KAI juga akan memperketat pemeriksaan dokumen perjalanan para calon penumpang yang sudah ditetapkan.

"Kami tentunya memperhatikan protokol kesehatan, dan memperketat pemeriksaan syarat perjalanan," kata Joni.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas