Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Analis: IHSG Berpeluang Melemah di Awal Pekan

kata Lanjar, investor akan terfokus pada data cadangan devisa dan penjualan eceran di dalam negeri dengan ekspektasi cukup positif.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Sanusi
zoom-in Analis: IHSG Berpeluang Melemah di Awal Pekan
Tribunnews/Irwan Rismawan
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG membentuk pola bearish harami dengan indikasi pulled back upper bollinger bands dan resistance pivot fibonacci 161,8 persen di kisaran 6.100.

Indikator stochastic dan RSI berada pada area overbought dengan potensi dead-cross apabila terjadi pelemahan pada perdagangan selanjutnnya.

"Sementara, indikator MACD divergence negatif dengan histogram dengan potensi terkoreksi lanjutan diawal pekan pada support resistance 6.039 hingga 6.102," ujar dia melalui risetnya, Senin (7/6/2021).

Baca juga: IHSG Kemungkinan Ngerem Dulu, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Selanjutnya, kata Lanjar, investor akan terfokus pada data cadangan devisa dan penjualan eceran di dalam negeri dengan ekspektasi cukup positif.

"Selain itu, aktivitas perdagangan China dengan komposisi ekspor dan impor," katanya.

Adapun, IHSG akhir pekan kemarin naik 0,43 persen ditutup melemah 26,35 poin ke level 6.065,17 setelah alami rentetan optimisme sejak tengah pekan.

Baca juga: Bulan Ini, Laju IHSG Berpotensi Menguat di Atas 6.100

Rekomendasi Untuk Anda

"Hal ini akibat data ekonomi yang menopang pemulihan ekonomi Indonesia sebagai indikasi efektifitas kebijakan pemerintah. Investor asing tercatat net buy akhir pekan kemarin sebesar Rp 265,38 miliar," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas