Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri Sandiaga Salurkan Program Beasiswa Bagi Anak Pedagang Kecil

pendaftar beasiswa gelombang pertama berasal dari 34 provinsi dan 371 kabupaten/kota seluruh Indonesia. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menteri Sandiaga Salurkan Program Beasiswa Bagi Anak Pedagang Kecil
handout/ist
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, menyalurkan program beasiswa kepada anak pedagang kecil, di ruang virtual, Sabtu (31/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menggandeng Kahmipreneur menyalurkan program beasiswa kepada anak pedagang kecil

Sandiaga menyampaikan anak-anak Indonesia harus bisa tetap bersekolah meskipun di masa pandemi Covid-19.

"Antusiasme untuk bisa mengakses bantuan beasiswa di gelombang pertama menginspirasi saya bersama teman-teman Kahmipreneur," kata Sandiaga di ruang virtual, Sabtu (31/7/2021).

Menurutnya, pendaftar beasiswa gelombang pertama berasal dari 34 provinsi dan 371 kabupaten/kota seluruh Indonesia. 

Baca juga: Dapat Tawaran Stand Up di Wisma Atlet dari Sandiaga Uno, Babe Cabita Siap Hibur Pasien Covid-19

“Tahun ajaran baru akan segera dimulai. Ini saatnya kita melayani masyarakat," tuturnya.

Sandi berharap kesempatan beasiswa dapat membuat para penerima bisa memiliki masa depannya.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami ingin meringankan beban orang tua para pedagang kecil yang terdampak pandemi, menyelamatkan ekonomi dan lapangan kerja, serta memberi semangat untuk tetap optimis," tambahnya.

Baca juga: Sandiaga Uno: Pengembangan Potensi Desa Percepat Kemajuan Desa Menuju Kemandirian

Kategori penerima yang laik mendapat bantuan beasiswa ini adalah anak pedagang kaki lima yang belum terjangkau dan terdampak PPKM level 4.

Penerima beasiswa Putri Indriani Payopo asal Ambon mengaku beasiswa yang diterima membuka asa untuk mengejar mimpinya.

Mahasiswi Institut dan Bisnis Ambon senang karena membutuhkan biaya melanjutkan kuliah.

"Saya sudah semester enam dan butuh biaya untuk PKL," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas