Nominal Saham BBCA Bakal Dipecah, Ini Rasio dan Jadwal Rencananya
PT Bank Central Asia TBk dengan kode emiten BBCA berniat memecah nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5.
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Miftah
TRIBUNNEWS.COM - PT Bank Central Asia TBk dengan kode emiten BBCA berniat memecah nilai nominal saham (stock split).
Adapun aksi korporasi pemecahan saham yang beredar bakal dilakukan dengan rasio 1:5.
Dikutip dari Kontan.co.id, aksi korporasi ini akan merubah total saham BBCA dari 24,65 miliar saham menjadi 123,27 miliar saham.
Untuk nilai nominal saham emiten dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini akan berubah dari Rp 62,5 per saham menjadi Rp 12,5 per saham.
Baca juga: Pengusaha Nilai Bantuan Modal Usaha dari Pemerintah Bisa Bangkitkan Ekonomi Nasional
Baca juga: Pabrik Honda Jepang di Swindon Inggris Tutup Setelah 36 Tahun Beroperasi
BCA melakukan stock split berdasarkan hasil pencermatan perkembangan dan dinamika ekonomi dan pasar di dalam negeri, termasuk aktivitas perdagangan di BEI.
Hal itu yang mendasari perusahaan memutuskan untuk melakukan stock split guna memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para investor ritel untuk berinvestasi di saham BCA.
"Melalui aksi korporasi stock split ini, kami berharap harga saham BBCA akan lebih terjangkau bagi para investor ritel, utamanya demografi investor muda yang saat ini aktif meramaikan bursa."
"Hal ini juga sebagai bentuk dukungan kami untuk meningkatkan likuiditas perdagangan di pasar modal dalam negeri," kata Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).
Baca juga: BCA Pastikan Stock Split Saham
Proses stock split BBCA akan mengikuti keentuan yang berlaku.
Selain itu juga akan dilakukan setelah mendapat persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.
RUPSLB ini bakal digelar pada tanggal 23 September 2021 mendatang.
Setelah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham, BCA akan berkoordinasi dengan BEI untuk memproses stock split yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Oktober 2021.
Pada Jumat (30/7/2021), harga saham BBCA pada berkisar di level Rp30.000 per unit saham atau tepatnya di Rp29.850 per saham.
Kembali dikutip dari Kontan.co.id, dengan harga tersebut, perkiraan harga saham BBCA setelah stock split adalah Rp 5.970 per saham.
Baca juga: BCA Catatkan Laba Bersih Rp 14,5 Triliun di Semester I 2021