Tribun Bisnis

Virus Corona

Selama PPKM, Sido Muncul Anggarkan Rp 4,5 Miliar Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Alasan Sido Muncul memilih pihak Kepolisian dikarenakan mempunyai anggota yang banyak dan saat ini sedang mengawasi PPKM, serta jemput bola vaksinasi.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Dewi Agustina
Selama PPKM, Sido Muncul Anggarkan Rp 4,5 Miliar Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19
Istimewa
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat saat menyerahkan bantuan beras senilai Rp 500 juta melalui Polda Sumatera Selatan, dilakukan secara simbolis melalui siaran virtual dari Kantor Sido Muncul di Jakarta dan Kantor Polda Sumatera Selatan, Jumat (6/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyalurkan sumbangan beras senilai Rp 500 juta untuk masyarakat terdampak pandemi di Sumatera Selatan melalui Polda Sumatera Selatan.

Khusus PPKM kali ini, Sido Muncul menganggarkan Rp 4,5 miliar untuk membantu masyarakat.

Sejak dimulainya PPKM, Sido Muncul menganggarkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM, yang disalurkan bersama para Pengusaha Peduli NKRI pada tanggal 24 Juli 2021.

"Akan tetapi PPKM yang direncanakan, ternyata diperpanjang karena jumlah penderita Covid bertambah banyak. Oleh karena itu, kami menambah budget dari Rp 2 miliar menjadi Rp 4,5 miliar. Untuk menyalurkan sisa bantuan Rp 2,5 miliar kami memutuskan untuk meminta bantuan berbagai Polda untuk menyalurkan bantuan kami," tutur Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat, saat ceremony penyerahan sumbangan beras ke Polda Sumatera Selatan, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Fakta ASI Ekslusif Tingkatkan Kekebalan pada Bayi dari Paparan Covid-19

Alasan Sido Muncul memilih pihak Kepolisian dikarenakan mempunyai anggota yang banyak dan saat ini sedang mengawasi PPKM, serta jemput bola vaksinasi ke warga.

"Sebenarnya, tujuan pertama untuk menyalurkan bantuan adalah Polda Jawa Tengah. Tetapi karena peristiwa sumbangan keluarga Akidi Tio yang gagal karena belum ada uangnya, maka sumbangan pertama ke Polda Jateng kami alihkan ke Polda Sumatera Selatan. Setelah Sumsel, bantuan untuk masyarakat Jateng segera kami realisasikan lewat Polda Jateng," jelas Irwan.

Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas