Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Cara FrieslandCampina Bertahan 150 Tahun, Sapi Harus Happy, Rumput yang Dimakan Harus yang Terbaik

Sejarah Frieslandcampina dimulai pada tahun 1871 ketika peternak di daerah Friesland, Belanda, bergabung membentuk koperasi

Cara FrieslandCampina Bertahan 150 Tahun, Sapi Harus Happy, Rumput yang Dimakan Harus yang Terbaik
HANDOUT
Acara perayaan 150 tahun FrieslandCampina yang diadakan secara virtual (13/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 2021 menjadi salah satu tahun bersejarah bagi FrieslandCampina.

Pada tahun ini koperasi susu asal Belanda yang merupakan hasil penggabungan dari Royal Friesland Foods dan Campina itu genap berusia satu setengah abad alias 150 tahun.

FrieslandCampina adalah koperasi peternak sapi perah terbesar dunia yang berpusat di Belanda dan beranggotakan 17.413 peternak sapi perah di Belanda, Jerman, serta memiliki 23.816 karyawan di 100 perusahaan di seluruh dunia.

Sejarah Frieslandcampina dimulai pada tahun 1871 ketika peternak di daerah Friesland, Belanda, bergabung membentuk koperasi peternak sapi perah lokal.

Tujuan pembentukan koperasi itu hanya satu, yakni ingin meningkatkan kesejahteraan perekonomian mereka sebagai peternak sapi perah.

Seiring berjalan waktu, FrieslandCampina tumbuh melalui serangkaian penggabungan dan akuisisi.

Baca juga: Frisian Flag Indonesia Jadi Sponsor Turnamen Bulu Tangkis Junior Daihatsu Astec Open 2020

Pada akhir tahun 1997, empat koperasi susu asal Belanda memutuskan bergabung dan membentuk Friesland Coberco Dairy Food.

Kemudian di tahun 2004, Ratu Beatrix memberikan status royal dan mengubah nama perusahaan menjadi Royal Friesland Foods.

Selanjutnya pada tahun 2007, Royal Friesland Foods melakukan merger dengan Campina sehingga nama perusahaan berubah menjadi Frieslandcampina.

Dari sebuah koperasi peternak lokal, FrieslandCampina akhirnya menjelma menjadi sebuah perusahaan produk berbasis susu terbesar di dunia.

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas