Tribun Bisnis

Sektor UMKM Teruji Tahan Krisis Pandemi Covid-19

Teten Masduki mengatakan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) teruji dapat melewati masa krisis pandemi Covid-19.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Sektor UMKM Teruji Tahan Krisis Pandemi Covid-19
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pengunjung berbelanja produk UMKM di salah satu stand pada gelaran Pasar Kreatif Bandung di Paris Van Java (PVJ), Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021). Pameran yang berlangsung dari 24 September hingga 3 Oktober 2021 itu dalam rangka pemulihan ekonomi Kota Bandung dan rangkaian acara Hari Jadi Kota Bandung ke-211. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Kemudian, UMKM dipermudah akses pembiayaan atau modal produktif melalui perusahaan peer to peer lending, angel investor, crowdfunding, dan lainnya.

“Akses pembiayaan diperluas, porsi kredit perbankan kepada UMKM ditingkatkan 30 persen di 2024 dari 20 persen. Saya mengajak semua pihak berkolaborasi guna melahirkan wirausaha dan UMKM yang unggul dan inovatif dan berdaya saing tinggi ke depannya,” ucap Teten.

Kini, jumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terhubung ke ekosistem digital mencapai 15,9 juta unit, dibandingkan dengan 8 juta unit sebelum Maret 2020.

Kemenkop UKM menargetkan 30 juta UMKM dapat terhubung ke dalam platform digital di 2024.

Dengan terhubung ke ekosistem digital, akan menjadi salah satu peluang bagi UMKM untuk tumbuh ekspansif.

"Ekonomi digital Indonesia akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara pada 2025. Laporan Google dan Temasek mengestimasikan nilai ekonomi digital Indonesia bakal mencapai 124 miliar di 2025," tukasnya.

Angka ini tinggi dari nilai ekonomi digital pada 2020 yang senilai 44 miliar dolar AS atau setara Rp 638 triliun.

Ketua Umum Asosiasi Industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia (Akumandiri) Hermawati Setyorini mengatakan UMKM diimbau agar meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar ke pasar domestik serta luar negeri.

Dengan begitu, ia menilai UMKM lokal akan berperan besar sebagai solusi perekonomian.

“Berbagai kesulitan dan hambatan yang dihadapai UMKM harus dipecahkan. Karena berbagai keterbatasan yang dimiliki, maka UMKM akan kesulitan menyelesaikan segala permasalahannya sendiri,” ucap Hermawati.

Ia menegaskan persoalan UMKM bukan hanya penguatan modal, namun perlu dibangkitkan rasa percaya dirinya, supaya muncul aneka kreativitas dan inovasi.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas