Tribun Bisnis

Lokal BRIcerita

Cermat Melihat Peluang, Dua Pengusaha Lokal Papua Sukses Berbisnis dan Dapat Penghasilan Tambahan

Alberthus Wanggai dan Petronela Meraudje menjadi pengusaha lokal berkat konsistensi dan kecermatan mereka melihat peluang

Editor: Content Writer
Cermat Melihat Peluang, Dua Pengusaha Lokal Papua Sukses Berbisnis dan Dapat Penghasilan Tambahan
Tribun Papua/Aldi Bimantara
Alberthus Wanggai, Penjual Ikan Asar Khas Papua. 

TRIBUNNEWS.COM – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu motor penggerak utama ekonomi nasional. Di samping itu, mereka juga memiliki daya untuk mengubah potensi daerah tempat tinggalnya jadi produk yang bernilai.

Ambil contoh di Papua, provinsi yang terkenal kaya akan sumber daya alamnya. Masyarakat Papua kerap kali mengembangkan potensi tersebut jadi peluang bisnis. Seperti yang dilakukan oleh pengusaha kerajinan lokal Petronela Meraudje dan Alberthus Wanggai, penjual ikan Asar asal Jayapura.

Berbekal pengalaman dan kepiawaian melirik peluang, mereka berhasil berkembang dengan memanfaatkan berbagai peluang bisnis yang ada. 

Petronela Meraudje, misalnya, telah menjalankan usaha kerajinannya mulai dari nol hingga ikut ambil bagian pada perhelatan PON 2021 Papua. Produk mahkota khas Papua dan berbagai aksesoris jadi komoditas utama yang dijual oleh wanita yang akrab dipanggil “Mama” ini.

Usaha kerajinan lokalnya tersebut memanfaatkan berbagai benda di sekitar lingkungannya, pesisir Pantai Ciberry, Jayapura Selatan.

"Awalnya hanya coba-coba buat kerajinan gantungan dari buah pohon yang biasa jatuh di pantai," ungkap Petronela.

Berkat kejelian dan konsistensinya dalam mencipta berbagai kerajinan tersebut, Petronela pun mengambil langkah besar: memproduksi mahkota khas Papua dan aksesori untuk dijual ke khalayak.

Hasilnya pun tak mengecewakan. Ia berhasil mengembangkan usahanya dan sudah memiliki tempat produksinya secara mandiri, setelah sebelumnya hanya berjualan lewat usaha rumahan.

Ditanya soal inspirasinya dalam merintis usaha kerajinan lokal Papua, Petronela mengatakan, ia hanya secara otodidak mengikuti tutorial dari Youtube, dan mencoba membuatnya.

"Saya rasa penasaran saja, terus coba lihat cara pembuatan kerajinan di Youtube, setelah itu baru mulai belajar," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas