Tribun Bisnis

Dapat ISO 55001, PGN: Mendorong Pengelolaan Aset Lebih Baik

PGN mendapatkan sertifikat ISO 55001: Sistem Manajemen Aset untuk lingkup South Sumatera West Java (SSWJ) Pipeline.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Dapat ISO 55001, PGN: Mendorong Pengelolaan Aset Lebih Baik
ist
pipa PGN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina berhasil mendapatkan sertifikat ISO 55001: Sistem Manajemen Aset untuk lingkup South Sumatera West Java (SSWJ) Pipeline.

Sertifikasi dilakukan melalui dua tahap audit eksternal pada bulan September dan Oktober 2021.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menyampaikan, Subholding Gas terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan aspek-aspek operational excellent berstandar internasional.

Baca juga: Virus Omicron Terdeteksi di 23 Negara, Terbanyak Afrika Selatan dengan 77 Kasus

“Subholding Gas memiliki asset-asset infrastruktur vital gas bumi. Adanya ISO ini, semoga dapat mendorong pengelolaan aset yang lebih baik, sehingga dapat meminimalkan risiko, jangan sampai ada insiden yang terjadi,” ujar Faris, Kamis (2/12/21).

Menurutnya, ISO 55001 dapat menjadi value bagi stakeholder, karena asset SSWJ sudah mendapat pengakuan internasional.

Baca juga: PGN Sinergi dengan Pemerintah Jaga Keselamatan Industri Migas

“Sistem manajemen ISO 5500 juga dapat mendorong pertumbuhan bisnis dan menunjukkan kepada stakeholder bahwa perusahaan melaksanakan manajemen asset secara serius dengan komitmen meningkatkan kinerja,” kata Faris.

Manfaat mematuhi ISO 55001 juga memungkinan perusahaan mengelola peluang dan asset jangka pendek maupun panjang secara efektif dan efisien.

Dengan peninjauan teratur pada berbagai prosedur operasional dapat menghasilkan pengambilan keputusan yang tepat sasaran, dan mengurangi risiko.

Baca juga: PGN Maksimalkan 7 Potensi Kolaborasi Green Energy

Pencapaian ISO 55001 diharapkan dapat mewujudkan proses bisnis yang terintegrasi dan sinergis intra maupun antar Subholding Gas, meningkatkan layanan kepada seluruh stakeholder, serta membawa PGN menjadi pengelola infrastruktur gas bumi yang ramah lingkungan dan mendukung program Holding Migas Pertamina menuju energi baru terbarukan.

Diketahui, pipa SSWJ memiliki total panjang kurang lebih 1.006 km yang terdiri dari SSWJ I dengan Ruas Station Penerima Gas Pagardewa-Bojonegara dan SSWJ II dengan Ruas Grissik – Muara Bekasi.

Pipa Transmisi ini terintegrasi dengan FSRU Lampung yang menghubungkan sumber-sumber gas bumi di Sumatera dengan pelanggan potensial terbesar di Jawa Barat.

Proses audit tidak terdapat minor maupun major findings dan terdapat poin Opportunity For Improvement, sehingga PGN direkomendasikan oleh Badan Sertifikasi British Standard Instiruion untuk mendapatkan sertifikat ISO 55001.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas