Tribun Bisnis

Permintaan Batubara pada 2022 Diprediksi Tetap Tinggi

Pertumbuhan ekonomi di beberapa negara diprediksi menyebabkan penambahan permintaan batubara.

Editor: Hendra Gunawan
Permintaan Batubara pada 2022 Diprediksi Tetap Tinggi
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Tambang batu bara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Meskipun harganya sempat bergejolak dan menyebabkan krisis energi di sejumlah negara, permintaan batubara di tahun depan tetap menguat.

Pertumbuhan ekonomi di beberapa negara diprediksi menyebabkan penambahan permintaan batubara.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia mengatakan, permintaan batubara juga ditunjang oleh faktor kebutuhan setiap negara untuk mencapai pemulihan ekonomi.

Kemudian, adanya pembangkit listrik baru yang akan beroperasi di tahun depan. Adapun dari segi keekonomian, nilai batubara lebih kompetitif dibandingkan sumber energi lainnya.

Baca juga: Kementerian ESDM: Gas akan Sokong Kebutuhan Energi, Gantikan Peran Batubara

"Kami memperkirakan permintaan dari Tiongkok akan terus bertambah dikarenakan harga batubara impor yang lebih ekonomis dibandingkan batubara domestik.

Khususnya, kenaikan permintaan dari Tiongkok terhadap batubara Indonesia, dikarenakan kualitas dan kedekatan geografisnya," jelasnya kepada Kontan.co.id, Kamis (2/12/2021).

Selain itu, lanjut Hendra, APBI juga memperkirakan adanya kenaikan permintaan dari negara Asia Selatan dan Asia Tenggara yang didorong dengan pertumbuhan ekonomi dan adanya beberapa pembangkit baru yang akan beroperasi.

Baca juga: Pemakaian Batubara Terus Dikurangi, Kalangan Pengusaha Bicara Efeknya

Tak hanya dari luar negeri, Hendra juga melihat, permintaan batubara dari dalam negeri juga akan signifikan baik dari sektor kelistrikan maupun industri.

Untuk menangkap peluang tersebut, Hendra mengatakan, anggota APBI tetap mengupayakan supply yang terus berlanjut terhadap semua kontrak yang sudah dijalankan. Namun, di sisi lain, tantangan yang masih dihadapi perusahaan batubara saat ini ialah curah hujan yang tinggi.

Pada kesempatan sebelumnya, Hendri Tan, Deputy Chairman Indonesia Coal Miners Association (ICMA) juga melihat bahwa permintaan batubara di tahun depan tetap kuat.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas