Tribun Bisnis

Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Wisatawan Diprediksi Meningkat Tiga Kali Lipat Saat Libur Natal dan Tahun Baru

pemerintah memprediksi wisatawan akan meningkat dua hingga tiga kali lipat di destinasi wisata saat libur Natal dan tahun baru 2022.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Sanusi
zoom-in Wisatawan Diprediksi Meningkat Tiga Kali Lipat Saat Libur Natal dan Tahun Baru
wonderfulimage.id
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Kembang Kuning, Kabupaten Lombok Timur. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memprediksi wisatawan akan meningkat dua hingga tiga kali lipat di destinasi wisata saat libur Natal dan tahun baru 2022.

Menparekraf Sandiaga Uno menerangkan pihaknya sudah melihat proyeksi saat libur Natal dan tahun baru 2022.

Saat ini, di Jakarta sudah terlihat adanya peningkatan jumlah wisatawan.

Baca juga: Sandiaga Uno: Desa Wisata Sumbang 30 Persen ke Perekonomian Nasional

"Di Ancol, kita datang ke Pulau Seribu, Setu Babakan maupun Taman Mini dan sudah ada hitungannya. Diprediksi meningkat dua sampai tiga kali lipat (wisatawan) saat libur Natal dan tahun baru," ucap Sandiaga saat Weekly Press Briefing, Senin (13/12/2021).

Sandiaga memastikan, telah diterapkan kebijakan saat libur Natal dan tahun baru di sejumlah destinasi wisata hingga tempat hiburan lainnya dengan pengetatan protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: Bagian Lokomotif Ekonomi Kreatif, Sandiaga Dorong Santri Kuasai Dunia Digital

"Kita akan bekerja sama dengan pengelola dan petugas-petugas yang melibatkan Pemda dan stakeholder lain untuk memastikan tidak padat dan memicu penularan Covid-19," tutur Sandiaga.

Sandiaga mengimbau kepada pihak pengelola destinasi wisata untuk menerapkan registrasi secara online, termasuk reservasi. Selain itu, jika terlihat ada penumpukan pengunjung agar menunda kunjungan.

"Seandainya ada potensi satu destinasi melebih 75 persen lebih baik ditunda kunjungan ke destinasi tersebut. Omicron memang belum, tapi kita harus tingkatkan kewaspadaan," terang Sandiaga.

Wiki Terkait

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas