Tribun Bisnis

Menko Airlangga: Pemerintah Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter, Berlaku di Seluruh Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengumumkan kebijakan Pemerintah yang menyediakan minyak goreng Rp 14.000 per liter.

Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Sri Juliati
zoom-in Menko Airlangga: Pemerintah Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter, Berlaku di Seluruh Indonesia
Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dalam artikel mengulas tentang kebijakan pemerintah yang menyediakan minyak goreng seharga Rp 14.000 per liter. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengumumkan adanya kebijakan yang diambil pemerintah terkait komoditas minyak goreng.

Saat ini, pemerintah menyediakan minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp 14.000 per liter.

Hal tersebut, dimaksudkan agar stok minyak tersedia dan harga tetap terjangkau.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan jajarannya untuk menjamin stabilitas harga minyak.

“Pemerintah mengambil kebijakan untuk menyediakan minyak goreng untuk masyarakat dengan harga Rp 14.000 per liter di tingkat konsumen yang berlaku di seluruh Indonesia,” kata Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya, dikutip Tribunnews.com dari Setkab.go.id, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Australia Ketiban Untung Imbas Adanya Aturan Larangan Ekspor Batu Bara di Indonesia

Airlangga mengatakan, minyak goreng ini akan disiapkan untuk enam bulan ke depan.

“Penyediaan ini disiapkan untuk enam bulan ke depan dan akan dievaluasi di bulan Mei dan ini dapat diperpanjang,” jelasnya.

Adapun selama periode enam bulan itu, pemerintah menyediakan 1,2 miliar liter minyak goreng yang membutuhkan anggaran sebesar Rp 3,6 triliun untuk menutup selisih harga termasuk PPN.

Untuk itu, sebagai lanjut dari keputusan ini, Airlangga menyampaikan Menteri Perdagangan ditugaskan untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau serta menyiapkan regulasi harga eceran tertinggi (HET).

Sementara itu, BPDPKS bertugas menyiapkan pendanaan untuk enam bulan termasuk pembayaran PPN, menetapkan surveyor independen, serta mempersiapkan perjanjian kerja sama (PKS).

Diberitakan Tribunnews.com, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, menyampaikan dalam upaya stabilisasi harga minyak goreng, Pemerintah juga tengah mengadakan kegiatan operasi pasar.

“Pada saat ini kita juga sebenarnya masih mengadakan operasi pasar untuk 11 juta liter di 47 ribu gerai pasar modern."

"Hari ini sudah terealisasi sebanyak 4 juta liter, jadi 7 juta liter on-going dilaksanakan,” ucapnya .

Seorang pekerja menimbang dan mengemas minyak goreng curah ke dalam kantung plastik di toko grosir Hilman, Jalan Cipaera, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/12/2021).
Seorang pekerja menimbang dan mengemas minyak goreng curah ke dalam kantung plastik di toko grosir Hilman, Jalan Cipaera, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/12/2021). (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Mendag Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Tersedia dan Harga Terjangkau

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas