Tribun Bisnis

KUR Syariah Super Mikro dari Pegadaian Fokus Menyasar UMKM

Pegadaian ditetapkan sebagai salah satu lembaga yang ditunjuk untuk menyalurkan KUR dengan menggunakan akad syariah

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in KUR Syariah Super Mikro dari Pegadaian Fokus Menyasar UMKM
dok.
Ilustrasi - Gerai Pegadaian. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akses para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR ) Syariah kini semakin mudah, setelah PT Pegadaian resmi meluncurkan produk tersebut dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan (PKP) antara Pegadaian dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah yang dilaksanakan di Bogor-Jawa Barat, Jumat (10/6/2022).

Perjanjian Kerjasama Pembiayaan (PKP) tersebut ditandatangani Kementerian Koperasi dan UKM sebagai KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) yang diwakili Deputi Bidang Usaha Mikro, Eddy Satriya dan Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan.

Kesepakatan ini merupakan rangkaian acara yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan FGD sebelumnya bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekenomian dan Kementerian Keuangan.

Baca juga: Dirut Pegadaian: Ingat UMKM Ingat Pegadaian

Pegadaian ditetapkan sebagai salah satu lembaga yang ditunjuk untuk menyalurkan KUR dengan menggunakan akad syariah.

Penandatangan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka pembiayaan skema subsidi bunga/marjin Kredit Usaha Rakyat dan dihadiri Komisaris Utama Pegadaian, Loto Sirinita Ginting.

Dia berharap dengan penyaluran KUR di Pegadaian ini memberikan warna tersendiri dalam mengambil peran pengembangan UMKM.

Hadir pula sejumlah pejabat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, perwakilan Bank BRI dan Jamkrindo Syariah sebagai salah satu perusahaan penjamin.

Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, KUR Syariah Pegadaian merupakan fasilitas pembiayaan untuk masyarakat yang memiliki usaha produktif untuk pengembangan usahanya dalam jangka waktu tertentu.

“Alhamdulillah apa yang ditunggu-tunggu oleh para pelaku usaha kini datang juga. Pegadaian kini resmi menyalurkan KUR Syariah dengan nominal pinjaman sampai Rp 10 juta dengan Marjin/Mu’nah sebesar 6 persen pertahunnya. Kami berharap ikhtiar ini dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha Ultra Mikro untuk naik kelas,” ujarnya.

Baca juga: CSR Pegadaian Gelar Sedekah Tiap Hari Jumat, Targetkan Masyarakat yang Membutuhkan

Damar menjelaskan, pengajuan KUR Syariah Pegadaian dapat dilakukan di seluruh Kantor Cabang dan Unit Pelayanan Cabang Pegadaian di seluruh Indonesia. Masyarakat dapat memilih jangka waktu pembiayaan mulai 12, 18, 24 atau 36 bulan dengan minimal usaha yang telah berjalan selama 6 bulan.

“Berbagai sektor usaha dapat dibiayai dengan kredit ini, yang terpenting calon nasabah memiliki usaha dan dilihat dalam usahanya berjalan dengan baik.  Biaya yang dipungut dari produk ini relatif terjangkau sehingga tidak akan memberatkan masyarakat karena Pegadaian mendapatkan subsidi dari pemerintah,” kata Damar.

Eddy Satriya dalam sambutannya mengharapkan agar Pegadaian sebagai lembaga penyalur KUR Syariah pertama non bank bisa menjalankan amanah tersebut dengan baik dan tepat sasaran.

“Tahun ini Pegadaian mendapat jatah Rp 5,9 triliun untuk menyalurkan KUR super mikro dari pemerintah. Diharapkan penyaluran ini dapat membantu sekitar 1 juta pelaku usaha. Kami berharap Pegadaian terus memberikan kontribusi dalam mendorong pertumbuhan makro ekonomi nasional melalui sektor UMKM," ungkapnya. 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas