Tribun Bisnis

Erick Thohir Sebut Transformasi Digital Bikin Kinerja Perusahaan Pelat Merah Terdongkrak

Erick Thohir mengatakan, sejak awal Kementerian BUMN telah berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat lewat program transformasi inovasi

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Erick Thohir Sebut Transformasi Digital Bikin Kinerja Perusahaan Pelat Merah Terdongkrak
dok. AMSI
Menteri BUMN Erick Thohir saat mengisi seminar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) DKI Jakarta bertajuk "Menuju Masyarakat Cashless" di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (3/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, transformasi yang dilakukan di BUMN khususnya dalam hal digitalisasi, telah mendongkrak kinerja secara operasional.

Erick Thohir mengatakan, sejak awal Kementerian BUMN telah berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat lewat program transformasi inovasi model bisnis dan kepemimpinan teknologi.  

"Sejak awal kita bangun ekosistem yang mana digital menjadi kunci bagi kita untuk bisa bersaing," ucap Erick dalam seminar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) DKI Jakarta bertajuk Menuju Masyarakat Cashless di Auditorium Perpustakaan Nasional Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Erick Thohir Sentil BUMN, Jangan Jadi Dinosaurus Karena Tak Sanggup Beradaptasi

"Jangan BUMN ini menjadi dinosaurus yang mati dimakan zaman karena besar badan, tapi tidak mau bermetamorfosis," sambungnya.

Erick mencontohkan sekaligus memuji terobosan digitalisasi yang dilakukan sejumlah BUMN seperti ASDP Indonesia dengan Ferizy dan Bank Mandiri dengan layanan Livin.

Sebagai informasi, Ferizy merupakan layanan pembelian tiket kapal penyeberangan (feri) secara daring atau online. Sementara, Livin' by Mandiri adalah aplikasi mobile banking Bank Mandiri, untuk mempermudah nasabah mendapatkan layanan perbankan secara online.

Dengan sistem daring, lanjut Erick, Ferizy mampu mengurai persoalan antrean yang terjadi bertahun-tahun pada layanan penyeberangan. 

"Contoh Ferizy ASDP, dulu penyeberangan antre truk bisa 10 jam, kita coba dua tahun lalu, sistem e-ticketing ini mampu menghemat biaya logistik kita yang saat ini masih 23 persen atau lebih tinggi dari negara lain yang sudah 13 persen," ucap Erick.

Baca juga: Erick Thohir Ajak Ibu Preneur PNM Mekaar Bangkitkan Ekonomi Keluarga

Dirinya menilai keberhasilan sistem ini mendongkrak pergerakan penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera hingga 40 persen.

Bahkan, saat masa mudik lalu tingkat pertumbuhan penyeberangan armada tumbuh hingga 144 persen.

Kemudian, lanjut Erick, Bank Mandiri melalui aplikasi Super Apps Livin, mampu menghadirkan fitur-fitur layanan yang lengkap.

Bahkan sesuai dengan tren bank digital, Livin mampu menjadi penghubung yang stategis dalam sektor pembayaran nontunai untuk sektor pariwisata Indonesia.

Livin Mandiri dengan Holding BUMN Pariwasata atau InJourney, menjalin kerjasama mulai dari penerbangan, pelayanan bandar udara, hotel atraksi, manajemen kawasan destinasi wisata, hingga ritel akan menjadi terintegrasi ke dalam satu sistem yang solid.

"Saya tugaskan Mandiri membangun ekosistem pembayaran untuk sektor pariwisata, kita sinergikan juga dengan holding pariwisata dan pendukung atau InJourney," paparnya.

Sebelumnya Erick mengatakan, adaptasi menghadapi perubahan zaman menjadi sebuah keharusan bagi masyarakat Indonesia.

Baca juga: Perbaikan Asabri Terus Berjalan, Erick Thohir Pastikan Masa Depan Pensiunan Terjaga

Menurutnya, era digitalisasi mau tidak mau harus dihadapi. Jika tidak, maka masyarakat akan semakin tertinggal.

"Ini era yang tidak bisa terhindarkan, digitalisasi suka tidak suka harus kita hadapi dan kita tidak mungkin berdiam diri," pungkasnya.

 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas