Tribun Bisnis

Citi Indonesia Alokasikan Dana Hibah Rp 12 Miliar untuk Dorong Kualitas SDM

Citi Indonesia memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dan meningkatkan kesempatan kerja

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Citi Indonesia Alokasikan Dana Hibah Rp 12 Miliar untuk Dorong Kualitas SDM
Yanuar Riezqi Yovanda/Tribunnews.com
Konferensi pers penyaluran dana hibah senilai Rp 12 miliar dari Citi Foundation di kawasan Kota Tua, Jakarta, Kamis (29/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Citi Indonesia memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia dan meningkatkan kesempatan kerja yang inklusif, melalui alokasi dana hibah sebesar Rp 12 miliar dari Citi Foundation.

Hibah ini merupakan bagian dari inisiatif global Citi yakni Pathways to Progress yang berfokus pada isu pengangguran kaum muda, dan telah mengalokasikan dana hibah senilai lebih dari 275 juta dolar Amerika Serikat (AS) sejak 2014 di seluruh dunia.

"Citi terus berkomitmen untuk mendukung kemajuan generasi muda yang mana ini selaras dengan inisiatif global kami yaitu Pathways to Progress, serta pemberdayaan perempuan pemilik
usaha mikro," ujar CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dalam konferensi pers di kawasan Kota Tua, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Dukung UMKM, Penyaluran KUR Bank Sumut Naik 29 Persen Jadi Rp 3,8 Triliun

Adapun di Indonesia sendiri, berdasarkan data BPS tahun 2021, kaum pemuda berjumlah hampir seperempat dari total penduduk Indonesia yakni 23,9 persen atau sebesar 64,92 juta.

Namun sayangnya, sebanyak 27 persen pemuda tidak terserap pasar kerja formal, yang tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.

Menyadari hal tersebut, Citi secara global mendukung prioritas peningkatan kualitas SDM dan perluasan kesempatan kerja inklusif melalui berbagai program kemasyarakatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Dua hal ini menjadi fokus utama Citi dalam menjalankan program Citi Peduli dan Berkarya (CitiPeka) di 2022 hingga 2023 mendatang.

"Program-program yang akan dilaksanakan oleh Citi melalui mitra pelaksananya dirancang untuk melengkapi kaum muda serta perempuan pemilik usaha mikro dengan kompetensi dan kepercayaan diri. Hal ini agar dapat meningkatkan keterampilan wirausaha mereka serta kesempatan kerja," kata Batara.

Sementara dalam pelaksanaannya, Citi Indonesia menggandeng 4 organisasi mitra Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terdiri dari UNESCO, Prestasi Junior Indonesia, Mercy Corps Indonesia, dan yang terbaru adalah Plan International Indonesia.

Baca juga: PPATK Sebut Transaksi Judi Online Mencapai Rp 155,4 Triliun, OJK Ikut Pantau Dana Nasabah Perbankan

"Citi Indonesia menghibahkan dana senilai 795.000 dolar AS atau hampir Rp 12 miliar kepada 4 mitra LSM tersebut untuk untuk mendukung realisasi program CitiPeka," pungkas Batara.

Sekadar informasi, didirikan sejak tahun 1998, CitiPeka menjadi payung untuk semua kegiatan berbasis komunitas di Citi Indonesia.

Terhitung sejak 2001, program Citipeka telah menyalurkan dana hibah senilai lebih dari 15 juta dolar AS atau setara dengan Rp 220 miliar yang menyasar setidaknya 57 LSM, dan menjangkau lebih dari 6 juta orang sebagai penerima manfaat.

Dana hibah tersebut diperuntukan untuk mendukung 40 program kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang berfokus pada pilar literasi dan inklusi keuangan, pemberdayaan kaum muda, dan kesetaraan gender.

Dengan mengusung "Lebih dari Sekadar Filantropi", program CitiPeka telah melibatkan lebih dari 50 persen karyawan Citi Indonesia sebagai sukarelawan dalam berbagai kegiatan sosialnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas