Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Hari Ini

Nilai tukar rupiah masih diperkirakan akan melemah dalam kisaran Rp 15.560-Rp 15.645 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Hari Ini
Tribunnews/JEPRIMA
Petugas menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Masagung Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2022). Nilai tukar rupiah masih diperkirakan akan melemah dalam kisaran Rp 15.560-Rp 15.645 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Tribunnews/Jeprima 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mata uang rupiah diperkirakan akan melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) atau USD pada perdagangan hari ini, Kamis 17 November 2022.

Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, tekanan rupiah berasal dari adanya kekhawatiran terhadap potensi melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Data neraca perdagangan terbaru memperlihatkan kenaikan impor yang jauh lebih kecil dari perkiraan meski secara keseluruhan mencatatkan surplus besar.

Kenaikan impor yang jauh lebih kecil ini mencerminkan melemahnya permintaan. Peningkatan kasus Covid-19 juga dikhawatirkan akan menambah tekanan pada ekonomi.

"Pelaku pasar turut mengantisipasi rapat Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga 50 basis points (bps)," ujar Lukman dikutip Kontan.co.id.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menambahkan, pelaku pasar mengantisipasi pernyataan dari petinggi The Fed.

Bank sentral AS ini diprediksi masih akan menaikkan suku bunga acuan meski dengan tendensi yang lebih rendah.

Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Kembali Tersungkur, Nyaris di Level Rp15.600

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebelumnya, pasar berspekulasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 bps, namun kondisi terkini bergeser menjadi 50 bps pada FOMC meeting Desember 2022 mendatang," ucap Reny.

Data ekonomi terbaru juga belum memberikan kekuatan bagi rupiah. Menurut Reny, neraca perdagangan Oktober 2022 yang surplus sebesar US$ 5,67 miliar belum cukup kuat menahan pelemahan rupiah.

Baca juga: Senin Pagi Rupiah Bergerak Melemah ke Level Rp15.495

Reny memperkirakan, nilai tukar rupiah masih akan melemah dalam kisaran Rp 15.560-Rp 15.645 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Sementara Lukman memprediksi pergerakannya akan berada di rentang Rp 15.550-Rp 15.700 per dolar AS.

Berdasarkan Bloomberg, nilai tukar rupiah melemah 0,40 persen ke level Rp 15.599,5 per dolar AS pada Rabu (16/11). Sementara itu, menurut kurs acuan JISDOR BI, nilai tukar rupiah melemah 0,29 persen menjadi Rp 15.610 per dolar AS.

Laporan Reporter: Nur Qolbi | Sumber: Kontan

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas