Tribun Bisnis

KTT G20 Bali

BI Sebut KTT G20 Sukses Jadi Modal Kepercayaan bagi Indonesia

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, satu di antara catatan laporan tersebut adalah hasil gelaran KTT G20 di Bali.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in BI Sebut KTT G20 Sukses Jadi Modal Kepercayaan bagi Indonesia
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Putu Ayu Saraswati saat menjadi Pemandu Tur KTT G20 di Bali pada Rabu, (16/11/2022) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) merilis publikasi Laporan Nusantara secara kuartalan yang berisikan analisis lembaga terhadap dinamika perekonomian dalam perspektif spasial.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, satu di antara catatan laporan tersebut adalah hasil gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

"Tentunya kita baru saja selesai dengan perhelatan besar G20 selesai, saya rasa satu ruang ini ada Bapak Ibu yang bersama kami juga satu tahun penuh menyelenggarakan KTT G20. Kita sukses dengan penyelenggaraan di KTT, artinya ini merupakan catatan prestasi yang harus kami sampaikan di awal," ujarnya dalam webinar, Jumat (18/11/2022).

Baca juga: Klarifikasi China dan Kanada soal Rekaman Kemarahan Xi Jinping ke Justin Trudeau di KTT G20 Bali

Menurut Dody, keberhasilan mencapai deklarasi kesepakatan dalam KTT G20 merupakan kerja bersama bukan hanya satu atau dua orang maupun instansi saja, tapi bersama-sama untuk Indonesia.

"Banyak catatan ya, bagaimana dinamika yang sangat tinggi sampai dengan menuju hasil akhir. Tidak ada yang menyangka bahwa kita keluar dengan satu hasil deklarasi," katanya.

Sebelumnya, BI dari jalur finance track atau jalur keuangan yang mengawali rangkaian G20 di Desember 2021 hanya bisa menghasilkan satu konsensus, yaitu sebelum perang di Ukraina di Februari 2022.

"Setelah Februari, tidak ada forum G20 kita yang keluar dengan yang disebut sebagai deklarasi, konsensus, komunike, hanya sebatas dalam bentuk summary, notes, remarks, maupun dalam bentuk rekomendasi. Jadi, ini keberhasilan yang kami catat dan juga harus kami sampaikan, kepemimpinan dari Indonesia, netralitas dari Indonesia menjadi salah satu modal kepercayaan bagi negara lain untuk mau menerima deklarasi ini," pungkasnya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas