Tribun Bisnis

Menaker Ida Fauziyah: Jumlah Pengangguran Tahun Ini Menurun ke Angka 5,86 Persen

Pada Februari 2022, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 8,4 juta orang, turun dari 8,75 juta orang pada Februari 2021.

Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Menaker Ida Fauziyah: Jumlah Pengangguran Tahun Ini Menurun ke Angka 5,86 Persen
YouTube Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan terjadi penurunan pengangguran pada 2022 seiring kondisi perekonomian nasional yang kian menuju pemulihan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nitis Hawaroh

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengatakan terjadi penurunan pengangguran pada 2022 seiring kondisi perekonomian nasional yang kian menuju pemulihan.

Hal itu disampaikan dalam acara Kolaborasi Nasional Menuju Indonesia Kompeten 2030, di BPJS Institute, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022).

"Saat ini angka pengangguran kita sudah menurun ke angka 5,86 persen. Diikuti dengan peningkatan tingkat partisipasi angkatan kerja dan jumlah orang yang bekerja," kata Ida.

Menurut Ida, penurunan jumlah tersebut didorong oleh kondisi sektor ketenagakerjaan yang mulai pulih kembali.

Baca juga: Menaker: Jumlah Pengangguran yang Terdampak Covid-19 Turun Signifikan pada Agustus 2022

Meski begitu, Ida berujar saat ini sektor tersebut memiliki sejumlah peluang sekaligus tantangan yang besar.

"Bahwa saat ini kita menghadapi puncak bonus demografi jumlah penduduk usia produktif yang besar, akan tetapi kita masih menghadapi masalah rendahnya kualitas dan produktivitas angkatan kerja di Indonesia," paparnya.

"Ditandai dengan 56 persen pekerja hanya mampu menamatkan pendidikan SMP kebawah. Belum lagi masalah lain seperti besarnya pekerja sektor informal dan masih rendahnya PPAK perempuan," sambungnya.

Adapun dilansir dari Kompas.com, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan pemerintah berupaya menciptakan 3 juta lapangan kerja pada 2022. Hal ini untuk menurunkan angka pengangguran.

"Pemerintah melalui Bappenas mencanangkan target pada 2022 ini, terciptanya peningkatan kesempatan kerja 2,4 juta sampai 3 juta," katanya secara virtual melalui program Pelatihan Tenaga Kerja, Cepat Dapat Kerja? Rabu (10/8/2022).

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada tahun ini ditargetkan bisa menurun jadi 7,92 juta orang atau jadi 5,5 persen.

Untuk menurunkan angka pengangguran tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memiliki program yang telah berjalan yakni program Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dan Talenthub. Kedua program ini diklaim mampu meningkatkan kemampuan calon tenaga kerja muda/milenial.

"Ada dukungan lain yang kami lakukan untuk menciptakan talenta muda kreatif antara lain berupa modal usaha melalui program tenaga kerja mandiri. Yang dilakukan melalui platform SIAPKerja. Kemudian ada program Talenthub yang mencakup riset kebutuhan featuring job, talent class, talent corner untuk menjembatani talenta-talenta muda menyongsong feature job," papar Ida.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2022 mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy). Pada Februari tahun ini, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 8,4 juta orang, turun dari 8,75 juta orang pada Februari 2021.

Baca juga: BPS Catat Jumlah Pengangguran di Indonesia Meningkat Jadi 8,42 Juta Orang

Dengan penurunan jumlah tersebut, tingkat pengangguran terbuka (TPT) nasional juga menurun dari 6,26 persen pada Februari 2021 menjadi 5,83 persen pada Februari tahun ini.

Dengan angka tersebut, dirinya berharap dunia usaha dan industri bekerja sama untuk mengurangi angka pengangguran yang telah ditargetkan jadi 7,92 juta pada tahun ini.

"Kami ambil data dari BPS, Februari tahun 2022, syukur alhamdulillah, Puji Tuhan, pemerintah telah berhasil menekan angka TPT hingga 5,83 persen. Tentunya pemerintah bersama dengan dunia usaha, dunia industri dan masyarakat secara luas, mari kita pertahankan dan terus tingkatkan. Kita terus optimis dan bergotong royong agar target (pengangguran) itu bisa melampaui target yang disepakati," ujarnya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas