Tribun Bisnis

Jasaraharja Putera Inovasi Bisnis Digital Lewat Aplikasi Ezurance

JRP Insurance melakukan refokusing pada 3 lini bisnis yaitu suretyship, motor vehicle, dan liability insurance.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Jasaraharja Putera Inovasi Bisnis Digital Lewat Aplikasi Ezurance
dok. schindlers
PT Jasaraharja Putera atau JRP Insurance melakukan refokusing pada 3 lini bisnis yaitu suretyship, motor vehicle, dan liability insurance. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Jasaraharja Putera atau JRP Insurance melakukan refokusing pada 3 lini bisnis yaitu suretyship, motor vehicle, dan liability insurance.

Plt Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris mengatakan, hal tersebut sejalan dengan arahan induk holding, bahwa perusahaan memiliki sumber daya unggul dalam digital marketing ritel.

"Maka perusahaan melakukan sebuah terobosan inovasi untuk mengakomodiir bisnis tersebut dengan membuat aplikasi one stop service yaitu Ezurance," ujarnya dalam kegiatan "HUT PT Jasaraharja Putera Ke-29" di Wisma Jasaraharja Putera, Jakarta, Minggu (4/12/2022).

Di dalam aplikasi itu, nasabah dapat membeli berbagai macam produk asuransi JRP sampai dengan proses penyelesaian klaim jika terjadi kerugian. 

Inovasi yang dilakukan sejalan dengan tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 yakni "Grow Together, Move Smarter", atau tumbuh bersama, terus bergerak cerdas, lincah dan efektif meraih peluang digital.

"Kami semua insan JRP terus bekerja secara cerdas dengan memanfaatkan teknologi digital untuk kemudahan proses bisnis. Kami berharap ke depannya menjadi leader dalam digital marketing bisnis asuransi, dengan tetap berkomitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik," kata Abdul.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, perusahaan memiliki langkah strategis untuk menghadapi risiko-risiko agar perusahaan tetap berjalan dan berkelanjutan.

Baca juga: Nasabah Corporate Banking Pasar Bagus untuk Produk Asuransi Kumpulan

Adapun berbagai risiko pada 2023 yakni ancaman resesi global, perang rusia dan Ukraina, serta adanya varian baru Covid-19.

Abdul menambahkan, yang pertama adalah perusahaan telah melakukan identifikasi top 10 corporate risks, di mana didalamnya terdapat analisis risiko-risiko serta mitigasi tepat.

"Tujuannya untuk meminimalisir risiko dan memaksimalkan pencapaian sasaran perusahaan di Tahun 2023," tuturnya.

Baca juga: Triwulan III Asuransi Jasindo Kucurkan Rp 1,9 Triliun untuk Bayar Klaim

Selanjutnya yang kedua, perusahaan telah melakukan beberapa kerja sama dengan beberapa tempat wisata yakni Candi Borobudur, Labuan Bajo, dan New TMII untuk meningkatkan pendapatan premi di tahun 2023.

"Terakhir yang ketiga, selain dari aspek bisnis perusahaan telah melakukan penguatan pada tata kelola perusahaan seperti penerapan GRC, dan perusahaan sudah mendapatkan sertifikasi Anti-Bribery Management System ISO 37001:2016," pungkasnya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas