Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Perekonomian Jepang Rebound, Angka Pengangguran Turun Jadi 2,5 Persen

Penurunan pengangguran di Jepang terjadi di tengah melonjaknya inflasi tahunan yang saat ini melesat di level 3,8 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perekonomian Jepang Rebound, Angka Pengangguran Turun Jadi 2,5 Persen
Japan Intercultural Consulting
Tingkat pengangguran Jepang mulai menurun dari 2,6 persen di bulan Oktober menjadi 2,5 persen pada November 2022. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW – Tingkat pengangguran Jepang mulai menurun dari 2,6 persen di bulan Oktober menjadi 2,5 persen pada November 2022.

Penurunan tersebut terjadi di tengah melonjaknya inflasi tahunan di Jepang, yang saat ini melesat di level 3,8 persen. Imbas sikap dovish bank sentral Jepang (BOJ) yang belakangan kerap menyerukan pelonggaran moneter untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat yang sangat rendah.

Dimana BoJ mengerek suku bunga di minus (-) 0,1 persen sambil memperluas target imbal hasil obligasi 10-tahun menjadi sekitar 0,5 persen, dua kali lipat dari batas sebelumnya yakni 0,25 persen.

Meski pelonggaran moneter memicu  penurunan likuiditas yang disuntikkan pemerintah ke perekonomian Jepang, hingga laju inflasi meningkat ke level tertinggi.

Namun ditengah pelonggaran  moneter, ketersediaan lowongan pekerjaan di Jepang masih bertahan di level tertinggi sejak Maret 2020.

Kementerian tenaga kerja pada Senin (26/12/2022) mencatat per November rasio pekerjaan terhadap pelamar mencapai di Jepang 1,35 sesuai dengan proyeksi di bulan sebelumnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menyusutnya jumlah pengangguran di Jepang terjadi setelah pemerintah pusat memberlakukan pencabutan kontrol perbatasan Covid-19, serta memberikan suntikan untuk  membantu mendorong permintaan konsumen, seperti yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Badai Salju Melanda Jepang: Tewaskan 17 Orang dan Melukai Lebih dari 90 Orang 

Kebijakan tersebut kemudian memicu lonjakan kedatangan turis selama November hingga  tembus hampir 1 juta pengunjung, efek riak inilah yang membuat sejumlah sektor pekerjaan di Jepang bangkit, diantaranya layanan hotel dan restoran.

Baca juga: Survei Imigrasi Jepang: Satu dari 4 Pemagang Asing Diminta Berhenti Bekerja Saat Hamil

Usai data tersebut dirilis, bursa saham Jepang menunjukan respon positif dimana Indeks Nikkei 225 Jepang yang diperdagangkan di bursa Wall Street dibuka menguat 0,61 persen pada Selasa (27/12/2022) ,

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas