Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pengusaha Ritel: Seruan Boikot Berdampak Pada Sektor Yang Kena Imbauan

Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram membeli produk dari produsen yang mendukung agresi Israel.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pengusaha Ritel: Seruan Boikot Berdampak Pada Sektor Yang Kena Imbauan
Haarets.com
Ilustraso boikot produk-produk terkait Israel 

Puma sendiri telah menghadapi kritik atas 'niat baiknya' pada Israel.

Tetapi, saat itu Puma menanggapi kampanye tersebut dengan mengklaim "pengabdian terhadap kesetaraan universal".

5. SodaStream

SodaStream secara aktif terlibat dalam kebijakan Israel yang menggusur warga asli Badui-Palestina Israel di Naqab (Negev).

Perusahaan sparkling water ini memiliki sejarah panjang penganiayaan dan diskriminasi terhadap pekerja Palestina.

6. Ahava

Lokasi produksi, pusat pengunjung, dan toko utama Ahava berada di pemukiman ilegal Israel.

7. Sabra

Sabra hummus adalah perusahaan patungan antara PepsiCo dan Strauss Grup, sebuah perusahaan makanan Israel yang memberikan dukungan finansial terhadap tentara Zionis.

8. Buah dan sayuran Israel

Buah-buahan, sayur-sayuran, dan anggur dari Israel sering kali diberi label sebagai "Produk dari Israel".

Rekomendasi Untuk Anda

Padahal, buah, sayur, dan anggur itu berasal dari tanah Palestina yang dicuri.

9. Carrefour

Carrefour adalah penggerak genosida.

Carrefour-Israel telah mendukung tentara Zionis yang mengambil bagian dalam genosida terhadap warga Palestina di Gaza, dengan memberikan hadiah berupa paket pribadi.

Pada 2022, mereka menjalin kemitraan dengan perusahaan Israel, Electra Consumer Products, dan anak perusahaannya, Yenot Bitan.

Kedua perusahaan itu terlibat dalam pelanggaran berat terhadap warga Palestina. (Kompas.com/Tribunnews.com)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas