Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Jokowi Cuti Kampanye? Bukan Masalah Bagi Investor Asing

kepala negara yang memihak kepada salah satu paslon juga dilakukan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ketika itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Jokowi Cuti Kampanye? Bukan Masalah Bagi Investor Asing
HO/
Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto foto bersama artis dan influencer usai santap siang bersama di kios Bakso dan Mie Ayam Pak Sholeh Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (29/1/2024). Keduanya nampak akrab berbincang sembari lahap menikmati santap siang semangkuk bakso dan minuman es kelapa muda. Santap siang ini dilakukan usai peresmian Gedung Graha Utama di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah. TRIBUNNEWS/HO 

-Indeks Saham dan Rupiah Tetap Resiliens

-Maruf Amin Gantikan Peran Jokowi Saat Cuti

JAKARTA - Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah Redjalam memandang keberpihakan Presiden Joko Widodo terhadap pasangan calon Presiden-Wakil Presiden bukanlah suatu persoalan.

Menurutnya, kepala negara yang memihak kepada salah satu paslon juga dilakukan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ketika itu.

“Di luar negeri biasa presiden berkampanye untuk salah satu paslon,” kata Piter kepada Tribun Network, Senin (29/1/2024).

Baca juga: Polemik Soal Presiden Boleh Kampanye, Pengamat: Jokowi Kesulitan Memisahkan Ranah Privat dan Publik

Gaya Presiden Jokowi mendukung paslon bahakan sudah dilakukan lebih dulu Barack Obama dalam dua kali konstestasi pilpres.

Kala itu, Obama menyatakan kampanye untuk Hillary Clinton menuju Gedung Putih pada pilpres 2016.

Rekomendasi Untuk Anda

Meskipun kalah dari Donald Trump, Obama kembali mendukung calon Presiden Joe Biden yang kembali melawan Trump di Pilpres 2020.

Hasilnya kali ini Biden menang berkat dukungan Obama.

“Jadi nggak ada masalah bagi investor asing rencana jokowi cuti dan ikut kampanye utk paslon nomor 2 tidak akan ditanggapi negatif oleh investor asing,” ucap Piter.

Piter menegaskan bahwa Jokowi sebagai warga negara Indonesia juga memiliki hak politiknya.

Dia menyebut bahwa langkah Jokowi tersebut pun tidak akan mempengaruhi indeks saham dan rupiah.

Sebaliknya, arah politik Jokowi sebagai pemimpin negara yang tidak netral justru membuat saham dan rupiah kian resiliens.

Baca juga: Raja Dangdut Deklarasi Dukung AMIN, Cak Imin Senang, Anies Sindir soal Kampanye Bansos

“Tidak akan menyebabkan saham atau rupiah anjlok (dengan Presiden memihak) malahan hal tersebut bagus karena menegaskan presiden ada di posisi mana,” urai Piter.

Dosen Perbanas Institute itu mengatakan Presiden Jokowi memberikan pelajaran baru terhadap demokrasi Indonesia bahwa politik tidak perlu lagi basa basi.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas