Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pemerintah Bakal Guyur Insentif Ekonomi 8+4, Ini Rinciannya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, insentif ekonomi yang disiapkan pemerintah sebanyak 8+4.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Sanusi
zoom-in Pemerintah Bakal Guyur Insentif Ekonomi 8+4, Ini Rinciannya
Nitis Hawaroh/Tribunnews.com
PAKET STIMULUS EKONOMI - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, insentif ekonomi yang disiapkan pemerintah sebanyak 8+4. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, tengah menyiapkan paket stimulus ekonomi hingga akhir 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, insentif ekonomi yang disiapkan pemerintah sebanyak 8+4.

Menurut Airlangga, insentif ini dilakukan untuk menjaga daya beli dan produktivitas masyarakat. Dia bilang, paket pertama untuk mahasiswa magang.

Baca juga: Waketum Kadin Minta Menkeu Purbaya Kucurkan Insentif untuk Industri Pengolahan

"Meningkatkan keterimaan atau magang bagi mahasiswa yang fresh graduate. Ini sedang dipersiapkan," kata Airlangga di Kantornya, Jumat (12/9/2025).

Kemudian, insentif kedua yakni perluasan pemberian insentif pajak penghasilan Pasal 21 yang ditanggung pemerintah (PPh DTP).

Airlangga bilang, stimulus ini diperluas ke sektor hotel, restoran dan kafe atau Horeka. Padahal semula, insentif ini berlaku untuk sektor padat karya.

"Kemudian juga program bantuan pangan yang sudah berjalan. Ini kita akan lanjutkan 3 bulan ke depan," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Insentif keempat yakni pemberian jaminan kecelakaan kerja, jaminan kehilangan pekerjaan dan jaminan kematian. Kali ini, pekerja lepas termasuk ojek online akan mendapat stimulus tersebut.

Baca juga: Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Lobi Amerika Agar Produk Ekraf Indonesia Mendapat Insentif Lebih

"Itu juga untuk didorong kepada pekerja lepas atau pekerja mitra dalam hal ini ojol. Nah ini kita akan dorong juga," jelas dia.

"Nah ini kita akan dorong juga, yang pemerintah kemarin memberikan 50 persen bayarnya. Nah ini nanti teknisnya kita sedang siapkan," imbuhnya menegaskan.

Insentif kelima, fasilitas BPJS Ketenagakerjaan untuk keperluan fasilitas pembiayaan perumahan. Terakhir, stimulus dalam bentuk program padat karya tunai bagi pekerja sektor perhubungan dan perumahan.

"Itu sudah ada (nilainya), nanti kita sedang siapkan. Kita akan rapatkan hari Senin dan total nilainya akan kita fix kan," terang Airlangga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas