Pemuda Katolik dan BEI Kick Off Gerakan Literasi Keuangan Nasional
Pengurus Pusat Pemuda Katolik secara resmi memulai Kick Off Gerakan Nasional Literasi Keuangan dan Sekolah Pasar Modal.
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Malvyandie Haryadi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Pusat Pemuda Katolik secara resmi memulai Kick Off Gerakan Nasional Literasi Keuangan dan Sekolah Pasar Modal.
Kegiatan ini digelar secara hybrid dari Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.
Program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemuda Katolik dan BEI yang sebelumnya telah ditandatangani.
Melalui program ini, kedua pihak mendorong peningkatan literasi keuangan dan pemahaman pasar modal di kalangan generasi muda, khususnya kader Pemuda Katolik di seluruh Indonesia.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus pusat Pemuda Katolik, perwakilan Bursa Efek Indonesia, serta sejumlah narasumber dari industri pasar modal.
Hadir dalam kesempatan itu antara lain Vice Director Market Development PT Bursa Efek Indonesia, Dedy Priady, serta Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma.
Dalam sambutannya, Gusma menekankan pentingnya generasi muda untuk memahami dunia investasi sejak dini.
Menurut dia, keterampilan dalam mengelola aset dan memahami pasar modal menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika ekonomi global.
“Pemahaman mengenai pasar modal dan kemampuan investasi saham adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi. Anak muda harus mulai melek pasar modal agar bisa mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi bangsa," kata Gusma, dalam keterangannya, Rabu (17/9/2025).
Gusma berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan baru bagi anggota Pemuda Katolik di seluruh Indonesia.
Ia optimistis semakin banyak kader yang nantinya akan terjun langsung dalam investasi saham setelah mengikuti kegiatan ini.
“Harapan kami, melalui program ini akan lahir semakin banyak anggota Pemuda Katolik yang berani berinvestasi di pasar modal. Dengan begitu, kita bukan hanya jadi penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari pelaku ekonomi yang aktif,” ujarnya.
Sementara itu, Regional Head 3 - Market Development PT BEI, Kemas M. Rumaiyar, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Pemuda Katolik.
Ia menyebut, BEI selalu membuka ruang bagi generasi muda untuk memahami dunia pasar modal dengan cara yang sederhana dan terarah.
“Kami ingin memastikan pasar modal bisa diakses semua kalangan, terutama anak muda. Kolaborasi seperti ini penting agar literasi keuangan bisa menyentuh lebih luas,” ucap Kemas.
Baca tanpa iklan