Amerika Percepat Pemanfaatan Panas Bumi, Indonesia Hadapi Tantangan Infrastruktur
Panas bumi berpeluang menjadi motor penggerak utama pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Menurutnya, sistem ketenagalistrikan nasional masih didominasi energi fosil, khususnya batu bara.
Belajar dari AS: Panas Bumi Jadi Energi Strategis
Di tingkat global, Amerika Serikat terus mempercepat pengembangan energi panas bumi.
Dengan kapasitas terpasang mencapai 3,93 GW, AS menjadi negara dengan pemanfaatan panas bumi terbesar di dunia.
Berbeda dengan energi surya dan angin yang bergantung pada cuaca, panas bumi menawarkan pasokan listrik yang stabil dan bebas emisi karbon.
Kondisi ini menjadikannya menarik bagi perusahaan teknologi berskala besar seperti Google dan Meta, yang membutuhkan listrik berkelanjutan untuk operasional pusat data.
Pada 2023, Google mengumumkan pemanfaatan teknologi panas bumi tingkat lanjut untuk mendukung kebutuhan listrik data center, menandai peran strategis panas bumi dalam transisi energi sektor teknologi.
Baca tanpa iklan