Pollux Tuntaskan Obligasi Rp500 Miliar, CGIF Beri Penjaminan Penuh
Pollux resmi menuntaskan penerbitan obligasi berkelanjutan perdananya pada 2025 dengan memperoleh penjaminan penuh CGIF
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Editor:
Sanusi
Ringkasan Berita:
- Pollux Hotels Group menuntaskan penerbitan obligasi berkelanjutan perdana 2025 dengan penjaminan penuh CGIF.
- Obligasi senilai Rp500 miliar oversubscribe hampir dua kali, mencerminkan kuatnya minat investor.
- Transaksi ini memperkuat pendalaman pasar obligasi domestik dan pembiayaan berkelanjutan Indonesia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pollux Hotels Group (Pollux) resmi menuntaskan penerbitan obligasi berkelanjutan perdananya pada 2025 dengan memperoleh penjaminan penuh dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), lembaga dana perwalian multilateral yang dibentuk Asian Development Bank (ADB) bersama negara-negara ASEAN+3.
Transaksi ini menandai langkah strategis perseroan dalam mengakses pembiayaan jangka menengah melalui pasar obligasi domestik.
Baca juga: Biayai Ekspansi Hotel, Pollux Percepat Pelunasan Utang ke BNI Rp100 Miliar
Melalui skema penjaminan yang bersifat tidak dapat dibatalkan dan tanpa syarat, CGIF menjamin seluruh kewajiban pembayaran pokok dan bunga obligasi.
Dukungan tersebut memperkuat profil kredit emiten sekaligus mencerminkan kepercayaan lembaga multilateral terhadap fundamental keuangan, tata kelola, dan arah bisnis berkelanjutan Pollux Hotels Group.
Chief Executive Officer CGIF Hongwei Wang menjelaskan, pemberian penjaminan dilakukan setelah proses uji tuntas yang menyeluruh, mencakup kinerja keuangan, posisi pasar, tata kelola perusahaan, hingga keselarasan model bisnis dengan prinsip keberlanjutan.
“Penjaminan penuh ini mencerminkan keyakinan kami terhadap fundamental perseroan,” ujar Wang, dikutip Selasa (23/12/2025).
Menurut Wang, keberhasilan penerbitan obligasi ini berpotensi menjadi katalis bagi emiten baru untuk memanfaatkan pendanaan melalui pasar obligasi dalam negeri.
Di sisi lain, transaksi tersebut turut memperluas pengembangan instrumen pembiayaan berkelanjutan di Indonesia.
Baca juga: Angkatan Bersenjata Yaman Terafiliasi Houthi Hujani Kapal Tanker Inggris Pollux Pakai Rudal
Ia menambahkan, penerbitan ini juga menjadi tonggak penting bagi CGIF dalam menjalankan mandat penguatan pasar obligasi lokal serta inisiasi pembiayaan berkelanjutan.
CGIF, lanjut Wang, akan terus memperluas dukungan terhadap pendalaman pasar modal Indonesia sejalan dengan mandat para kontributornya, termasuk Pemerintah Indonesia.
CGIF juga mengapresiasi peran regulator dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memperkuat ekosistem pasar modal nasional, khususnya melalui kebijakan yang mendorong penerbitan obligasi berkelanjutan dan memfasilitasi partisipasi emiten baru.
Dari sisi emiten, manajemen Pollux Hotels Group menyatakan perusahaan telah memiliki kerangka keberlanjutan lingkungan yang terstruktur dan selaras dengan prinsip pembiayaan berkelanjutan.
Kerangka tersebut menjadi dasar pemanfaatan dana hasil obligasi untuk mendukung ekspansi usaha yang berorientasi jangka panjang.