Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Prabowo Targetkan RI Kembali Swasembada Bawang Putih seperti Era Soeharto

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia kembali swasembada bawang putih seperti pada era Presiden ke-2 RI, Soeharto

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Prabowo Targetkan RI Kembali Swasembada Bawang Putih seperti Era Soeharto
Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
SWASEMBADA BAWANG PUTIH - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026). Ia mengungkap Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia kembali swasembada bawang putih seperti pada era Presiden ke-2 RI, Soeharto. Dok: Endrapta Pramudhiaz 

Sebelumnya, perihal produksi bawang putih ini turut disinggung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dalam unggahan di media sosial Instagramnya @luhut.pandjaitan.

Pada pekan pertama 2026, Luhut bertemu Wakil Kepala BRIN, Kepala BPOM, serta kepala lembaga riset lain untuk membahas percepatan agenda ketahanan pangan nasional.

Ia menyatakan, DEN sepakat mendukung penguatan riset bibit bawang putih guna mengurangi ketergantungan impor bibit, sekaligus meningkatkan kontribusi riset bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: Mentan Amran Khawatir Bawang Bombai Impor Ilegal Bawa Penyakit dan Serang Tanaman di RI

Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari pesan Prabowo kepada Luhut saat retreat di Hambalang kemarin.

"Presiden berpesan agar tidak ada lagi agenda riset yang berjalan lambat," tulis Luhut dalam unggahannya.

Oleh karena itu, Luhut menegaskan pendekatan yang diambil tidak boleh lagi dilakukan secara sektoral.

Ia mengajak BRIN mengintegrasikan seluruh kekuatan riset seperti IPB, UGM, IT Del, dan TSTH2.

Rekomendasi Untuk Anda

Jika kekuatan ini disatukan, ia yakin lompatan besar bagi ketahanan pangan nasional bisa diwujudkan.

"Indonesia pernah swasembada bawang putih pada 1995, namun sejak 2020 produksinya terus menurun. Inilah mengapa kita perlu memprioritaskan varietas unggul dan riset berbasis sains," tulis Luhut.

Dengan dukungan ratusan spesies herbal, superkomputer H200 dan B200, serta mesin genomik T7 terintegrasi, TSTH2 disiapkan menjadi salah satu pusat kolaborasi riset nasional dengan fokus pada tanaman herbal dan hortikultura.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas