Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Istana: Program Pasang Listrik Gratis Lampaui Target, Terealisir 102 Persen

Hingga 11 Maret 2026, instalasi listrik di Program Bantuan Pasang Baru Listrik telah terpasang di 220.857 rumah tangga atau 102,72 persen dari target.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Istana: Program Pasang Listrik Gratis Lampaui Target, Terealisir 102 Persen
Tribunnews.com/Taufik Ismail
PASANG BARU ALIRAN LISTRIK - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (tengah) di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, (18/3/2026). Hingga 11 Maret 2026, instalasi listrik di Program Bantuan Pasang Baru Listrik telah terpasang di 220.857 rumah tangga atau 102,72 persen dari target dengan 220.845 rumah tangga sudah menikmati listrik. 
Ringkasan Berita:
  • Program Bantuan Pasang Baru Listrik mencakup instalasi di rumah, tiga lampu, satu stop kontak, sertifikat instalasi, biaya sambungan PLN dengan daya 900 VA.
  • Hingga 11 Maret 2026, instalasi listrik telah terpasang di 220.857 rumah tangga atau 102,72 persen dari target dengan 220.845 rumah tangga sudah menikmati listrik.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, (18/3/2026).

Salah satunya sektor energi yang dijalankan melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengatakan program tersebut untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses listrik agar dapat menikmati layanan energi yang adil, layak, dan merata.

Program Bantuan Pasang Baru Listrik mencakup instalasi di rumah, tiga lampu, satu stop kontak, sertifikat instalasi, biaya sambungan PLN dengan daya 900 VA.

"Serta token awal listrik Rp100.000. Jadi langsung nyala. Tokennya juga dikasih, Langsung nyala," katanya.

Menurut Qodari, capaian program tersebut selalu melebihi target setiap tahunnya. Pada 2022 dari target 80.000 rumah tangga realisasi program tersebut mencapai  80.183 rumah.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada tahun 2023, dari target  125.000 rumah terealisasi 131.600 rumah. Tahun 2024 dari target 150.000 rumah, terealisasi 155.429 rumah.

Baca juga: 268 Proyek Pembangkit Baru Disiapkan, Kapasitas Listrik Nasional Bakal Bertambah 30,2 GW

"2025 target 215.000 rumah tangga kemudian dioptimalkan menjadi 220.857 rumah tangga," katanya.

Hingga 11 Maret 2026, instalasi listrik telah terpasang di 220.857 rumah tangga atau 102,72 persen dari target dengan 220.845 rumah tangga sudah menikmati listrik.

"Program BPBL memberikan akses listrik bagi masyarakat tidak mampu sesuai prinsip 5K: kecukupan, keandalan, keberlanjutan, keterjangkauan, dan keadilan. Dengan listrik yang resmi, aman, dan legal," katanya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas