Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bos Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hadapi El Nino, Target Akhir Mei 2026 Tembus 6 Juta Ton

Sesuai dengan arah Presiden, beras yang dijual di pasaran harus berdasarkan sesuai dengan HET yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bos Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hadapi El Nino, Target Akhir Mei 2026 Tembus 6 Juta Ton
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
CADANGAN BERAS NASIONAL - Direktur Utama PT Perum Bulog Letjend TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani. Ia memastikan kalau pihaknya akan terus menjaga stabilitas harga beras di pasaran dan kecukupan stok. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Letjend TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan soal update terkini stok beras secara nasional.

Kata Rizal, terhitung pada hari ini, Senin (11/5/2026) stok beras secara nasional mencapai 5,3 juta ton.

Angka tersebut menurut Rizal menjadi suatu pencapaian Bulog di Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan yang ke-59 Tahun yang jatuh tepat pada, Minggu (10/5/2026).

Baca juga: Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatra

"Di tahun 2025 syukur Alhamdulillah Bulog dapat mewujudkan target swaswmbada pangan yang mana pencapaian di tahun yang lalu itu puncak stok Bulog adalah 4,2 juta ton. Nah syukur Alhamdulillah sampai di bulan Mei ini ya, di bulan Mei ini sampai 5,3 juta ton. Ini di tanggal 11," kata Rizal kepada awak media di Halaman Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Rizal menyatakan, pihaknya memiliki target untuk menambah stok beras di akhir bulan ini.

Kata dia, apabila dikalkulasi, stok beras secara nasional hingga akhir bulan ini bisa mencapai 6 juta ton. Hanya saja, dia tidak membeberkan secara detail mekanisme penghitungan yang dimaksud.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mungkin nanti di akhir bulan, di akhir bulan Mei ini bisa mencapai 6 juta ton. Nah ini harapan kami, kami mohon juga doa restu dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar Bulog selalu konsisten kemudian memberikan pelayanan yang terbaik untuk para petani khususnya termasuk juga para konsumen," kata Rizal.

Lebih lanjut, Rizal menyatakan, dengan adanya capaian tersebut, maka pihaknya berharap ke depan Bulog bukan hanya menjadi penyalur logistik secara nasional melainkan juga secara internasional.

"Yang mana harapan kami ke depan sesuai dengan visi Bulog yaitu Bulog bukan hanya sebagai peserta penyalur logistik nasional namun sebagai, kelak ke depan sebagai orkestrator logistik nasional maupun orkestrator logistik internasional," tutur dia.

Terkait dengan hal ini, Rizal juga memastikan kalau pihaknya akan terus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Kata dia, sesuai dengan arah Presiden, beras yang dijual di pasaran harus berdasarkan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Hal itu didasarkan kata Rizal dimulai dengan pembelian gabah dari para petani yakni seharga Rp6.500 perkilogram.

"Kemudian penjualan juga sesuai dengan HET yang mana beras medium adalah Rp12.500 dan beras premium adalah Rp14.900. Termasuk juga minyak kita Rp15.700 dan jagung Rp5.400 per kilogram," tukas dia.

Saat disinggung soal kesiapan pemerintah dalam menghadapi kondisi kemarau ekstrem El Nino Godzilla yang diprediksi akan berlangsung selama 6 bulan ke depan, Rizal menanggapi dengan santai.

Kata dia, secara ketersediaan beras, stok sebanyak 5,3 juta ton hari ini, bisa didapastikan kalau kondisi pangan akan aman.

"Insyaallah aman mas, jadi kalau melihat stok yang sekarang sudah mencapai 5,3 juta ton itu kami pastikan menghadapi El Nino itu akan aman. Demikian mas," tukas dia.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas