Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pemerintah Minta PLN Lakukan Evaluasi Imbas Blackout di Sumatera

Kata Yuliot, pemerintah telah meminta kepada PLN untuk melakukan perbaikan sistem dan mengkaji penyebab padamnya listrik di Sumatera.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Pemerintah Minta PLN Lakukan Evaluasi Imbas Blackout di Sumatera
Tribunnews.com/Chaerul Umam
BLACKOUT SUMATERA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026). 

"Ada pembangkit-pembangkit diesel dan pembangkit-pembangkit gas yang siap untuk black start. Kami masukkan black start, mereka dapat menyala sendiri ya, karena ada bahan bakarnya di situ, menyala sendiri," ucapnya.

Listrik Sempat Pulih Tapi Padam Lagi

Sejatinya, pada Minggu (24/5/2026) sekira pukul 06.17 WIB, aliran listrik sudah menyala semua. Namun, karena masih ada pembangkit PLTU yang belum menyala ini hanya bertahan hingga pukul 18.00 WIB.

"Ketika beban magrib naik lagi bebannya, masih ada kekurangan sekitar 200 sampai 300 MW. Terpaksa kami padamkan kembali, tetapi itu berlangsung dari jam 18.36 sampai jam 20.15, kurang lebih 2 jam kurang. Kemudian bisa kita normalkan kembali seiring demand yang semakin turun dan pembangkit kami mulai masuk," jelasnya.

Untuk itu, Edwin mewakili PLN meminta maaf atas peristiwa blackout yang terjadi sehingga mengganggu aktivitas warga khususnya di Sumatra.

"Insyaallah pada hari ini, pembangkit-pembangkit besar sudah masuk, seperti di Pangkalan Susu dan beberapa tempat lainnya sudah masuk. Insyaallah pada hari ini dan sore ini tidak ada terjadi lagi pemadaman di sistem Sumatera," tukasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas