Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Fraud Berbasis AI Melonjak, Industri Pembayaran Digital Didorong Perkuat Sistem Keamanan

Para pelaku fraud memanfaatkan kecerdasan buatan untuk melancarkan aksinya dengan lebih canggih dan sulit terdeteksi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Fraud Berbasis AI Melonjak, Industri Pembayaran Digital Didorong Perkuat Sistem Keamanan
HO/IST
SERANGAN FRAUD DI PEMBAYARAN DIGITAL - Acara diskusi bertajuk “Protection in Action: Strengthening Fraud Resilience Across Ecosystem” mengupas maraknya serangan fraud di industri jasa keuangan terutama industri pembayaran digital di Jakarta, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini diselenggarakan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) dengan didukung BPC. 

"Pendekatan shared services ini memungkinkan pelaku industri mengoptimalkan investasi serta memaksimalkan efisiensi operasional," ujarnya.

Dengan struktur yang terstandarisasi, kualitas keamanan dapat ditingkatkan, respons terhadap insiden menjadi lebih cepat, dan risiko sistemik dapat ditekan secara signifikan.

"Model ini juga memberikan ruang bagi pelaku industri untuk tetap fokus pada pengembangan inti bisnis mereka, sementara fondasi keamanannya dikelola secara lebih profesional dan terkoordinasi," ungkap Ario.

Di kegiatan ini juga dihadirkan sesi Expert Lab di mana peserta dapat mencoba pengalaman langsung sistem Fraud Detection System yang mengintegrasikan data lintas ekosistem pembayaran.

Setiap interaksi menjadi data yang bisa dipelajari, dianalisis, dan dikembalikan sebagai kecerdasan kolektif yang terus memperbarui kemampuan penangkalan ancaman.

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas