Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Imbauan Imam Masjid Istiqlal Imbau Umat Islam Tak Lakukan Kegiatan Berjemaah Saat Ada Wabah Covid-19

Pengelola Masjid Istiqlal meniadakan Shalat Jumat selama dua pekan ke depan menyusul imbauan Gubernur DKI Jakarta

Imbauan Imam Masjid Istiqlal Imbau Umat Islam Tak Lakukan Kegiatan Berjemaah Saat Ada Wabah Covid-19
ist
Nasaruddin Umar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --  Imam Besar Masjid Istiqlal KH Prof Nasaruddin Umar mengimbau umat Islam, terutama yang berada di wilayah penularan COVID-19, untuk sementara tidak melakukan kegiatan berjamaah guna menghindari penularan virus corona tipe SARS-Cov-2.

"Di dalam wilayah-wilayah yang sangat banyak permasalahan ini, virusnya berkembang, maka sudah cukup alasan sesuai dasar Majelis Ulama tadi untuk tidak melakukan pertemuan dalam keadaan berjamaah, termasuk di dalamnya shalat Jumat, subuh, dzuhur, asar, magrib, dan isya," kata Nasaruddin dalam konferensi pers bersama Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat.

Rilis Media Resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan, kepada warga yang ingin tetap mendirikan Salat Jumat karena daerahnya dinilai masih aman dari COVID-19, Nasaruddin mengimbau mereka menjalankan langkah-langkah pencegahan penularan penyakit tersebut, termasuk di antaranya menjaga jarak aman dengan orang lain.

Baca: Kondisi Rumah Sakit Terpadat Kasus Covid-19 di Italia: Ruang Tunggu Bagai ICU

Baca: Pochettino Masih Perhatian ke Pemain Tottenham Hotspur Soal Pandemi Virus Corona

Baca: BMKG: Peringatan Dini Besok Sabtu 21 Maret 2020, Waspaca Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

"Jaga jarak satu orang dengan orang lain itu sekitar dua meter. Kami, Masjid Istiqlal, melakukan itu," ujarnya.

"Kita sangat dianjurkan untuk mencegah sesuatu yang sifatnya mudarat," ia menambahkan.

Pengelola Masjid Istiqlal meniadakan Salat Jumat selama dua pekan ke depan menyusul imbauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada para pengurus masjid di Jakarta untuk menunda kegiatan shalat berjamaah dan ibadah bersama lain guna mencegah penularan COVID-19.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menekankan pentingnya kepatuhan warga dalam menjaga jarak satu sama lain dan menghindari kerumunan guna mencegah penularan virus corona penyebab penyakit saluran pernafasan.

"Pertama, prioritas kita adalah mencegah penyebaran COVID-19 lebih luas lagi. Oleh sebab itu penting untuk dilakukan, yaitu mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain. Kita terus menggencarkan sosialisasi untuk menjaga jarak atau social distancing dan mengurangi kerumunan yang membawa risiko penyebaran COVID-19," katanya.

Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas