Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Usai Sembuh dari Covid-19, Diva Penyandang Seckel Syndrome Ingin Terapi Lagi dan Sekolah

Diva, seorang anak berkebutuhan khusus yang menyandang penyakit langka Seckel Syndrome sembuh dari covid-19. Apa rencananya?

Usai Sembuh dari Covid-19, Diva Penyandang Seckel Syndrome Ingin Terapi Lagi dan Sekolah
tangkap layar instagram Chynthia Lamusu
Diva, seorang anak 16 tahun yang diagnosis mengalami penyakit langka Seckel syndrome berhasil melawan virus covid-19.. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Diva, seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) yang menyandang penyakit langka Seckel Syndrome sempat dirawat karena posiitif terjangkit covid-19.

Kini, Diba sudah bisa kembali ke rumah setelah sempat di rawat di RS Darurat Wisma Atlet selama dua pekan karena terpapar virus corona.

Selama perawatan mulai dari rumah sakit awal, karantina mandiri di rumah hingga perawatan di Wisma Atlet dari awal Maret hingga Mei lalu, Lia Octora ibu dari Diva mengungkapkan putrinya tidak merasakan gejala yang berat.

Lia merasa teramat bersyukur karena selama perawatan anak berusia 16 tahun yang memiliki penyakit seckel syndrome ini tetap aktif dan ceria.

Baca: Zona Merah Jangan Terapkan New Normal, Zona Hijau Terserah Pemda

"Hanya batuk dan sesak napas saja, dan itu makanya saya sih heran kok bisa positif karena pas opname dia ceria, emang keseharian dia suka jingkrak-jingkrak masih seperti itu. Mungkin Diva yang imunnya kuat, jadi gejalanya ringan," ucap Lia kepada Tribunnews.com, Jumat (5/6/2020).

Lia juga menceritakan Diva hanya mengonsumsi vitamin dan obat batuk saja selama perawatan tersebut dan tidak ada obat tambahan terkait seckel syndrome yang dideritanya.

Baca: Cerita Ibu Dampingi Anaknya yang Didiagnosis Penyakit Langka Melawan Covid-19, Doa Kalahkan Takut

Baca: Cerita Diva Anak Pengidap Penyakit Langka, Seckel Syndroma Berjuang Melawan Covid-19

"Kemarin cuman obat batuknya saja tapi kalau konsumsi obat kan Diva emang udah gak konsumsi dari kecil sampa usia 6 tahun karena dulu kan ada kejang," ungkap Lia.

Kini setelah selesai menjalakan 14 hari karantina mandiri setelah dinyatakan sembuh Covid-19, Lia ingin anaknya kembali melanjutkan terapi lagi.

Diva menjalani terapi tumbuh kembang dengan fisioterapi untuk melatih kekuatan dari kepala hingga lututlnya.

Halaman
1234
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas