Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Usai Sembuh dari Covid-19, Diva Penyandang Seckel Syndrome Ingin Terapi Lagi dan Sekolah

Diva, seorang anak berkebutuhan khusus yang menyandang penyakit langka Seckel Syndrome sembuh dari covid-19. Apa rencananya?

Usai Sembuh dari Covid-19, Diva Penyandang Seckel Syndrome Ingin Terapi Lagi dan Sekolah
tangkap layar instagram Chynthia Lamusu
Diva, seorang anak 16 tahun yang diagnosis mengalami penyakit langka Seckel syndrome berhasil melawan virus covid-19.. 

Awalnya Lia mengira putri sematawayangnya itu hanya batuk biasa saja karena Diva juga memiliki pneumonia yang sering menimbulkan gejala batuk-batuk.

"Selama ini Diva masuk sering masuk rumah sakit karena pneumonia, saya pikir batuk biasa, jadi beli obat di apotik dan di nebu juga," kata Lia.

Namun Diva tiba-tiba mengalami sesak napas dan melihat situasi covid-19 yang saat itu sedang naik-naiknya Lia membawa Diva ke rumah sakit dan diopname pada 26 Maret 2020.

Baca: Bagaimana Kondisi Widi Mulia Setelah Dwi Sasono Ditangkap? Ini Kata Cynthia Lamusu dan Surya Saputra

Baca: Setelah Lapor Soal Video Syur, Kini Syahrini Ungkit Perkara dengan Lia Ladysta Soal Gosip Pak Haji

Baca: Dituduh Tak Beri Laporan Keuangan dan Uang Kerahiman, Pihak Ustaz Yusuf Mansur Minta Bukti

Diva dirawat hanya sekitar empat hari saja setelah batuknya mereda dan sambil menunggu hasil tes swab Diva disarankan untuk melakukan karantina mandiri di rumah.

"Tanggal 26 masuk rumah sakit tanggal 30 boleh pulang kondisi batuknya sudah semnuh, setelah pulang karantina selama dua minggu," ungkap Lia.

Kemudian tanggal 12 Maret 2020 rumah sakit mengumumkan kalau Diva positif covid-19 dan saat itu Lia menceritakan anaknya kembali mengalami batuk-batuk lagi.

Lia langsung cepat-cepat memberi tahu pihak puskesmas setempat yang juga bertindak cepat memberikan penanganan dan pengarahan apa saja yang harus dilakukan selama mandiri.

"Tanggal 13 lapor ke puskesmas setemapt jadi dikasih pengarahan apa yang harus dilakukan selama di rumah," kata Lia.

Kemudian setelah seminggu karantina mandiri, Lia ingin memeriksakan kondisi kesehatannya juga namun tidak mungkin bila ia pergi sendiri karena mereka hanya tinggal berdua. Lia tidak mungkin meninggalkan Diva.

Akhirnya Lia menghubungi pihak puskesmas untuk dirujuk ke rumah sakkt dan segera dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet pada tanggal 20 Maret 2020.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas