Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Mensos Ungkap 92 Kabupaten/Kota Tidak Perbarui Data Kemiskinan Sejak 2015

Juliari mengatakan hanya 103 kabupaten-kota yang memperbarui data kemiskinan lebih dari 50 persen.

Mensos Ungkap 92 Kabupaten/Kota Tidak Perbarui Data Kemiskinan Sejak 2015
Tribunnews/Jeprima
Menteri Sosial, Juliari P Batubara memberikan kata sambutan saat acara penyerahan bantuan secara simbolis oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) di Gedung Kementerian Sosial RI, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2020). APPI memberikan donasi uang tunai sebesar Rp 150 juta kepada Jaring Pengaman Sosial Penanganan Covid 19 Kementerian Sosial RI dari hasil penggalangan dana yang dilakukan dengan melelang jersey sejumlah pemain. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara mengungkapkan ada puluhan daerah yang belum memperbarui data kemiskinan sejak tahun 2015.

Juliari menyebut sebanyak 92 daerah belum memperbarui data kemiskinan hingga saat ini.

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja gabungan dengan Komisi VIII DPR, Rabu (1/7/2020).

Baca: Ketua Komisi VIII DPR Minta Mensos Tuntaskan Data Penduduk Miskin di Periodenya

"Sebagai informasi pimpinan dan anggota yang terhormat, saat ini, menambahkan penjelasan bapak ketua tadi, sekitar 319 kabupaten/lota mengupdate data kemiskinannya namun tidak sampai 50 persen. Jadi misalnya ada kabupaten/kota yang datanya 1.000 yang dia update mungkin 400, yang tidak pernah update sama sekali dari tahun 2015 ada 92 kabupaten-kota," kata Juliari di Ruang Rapat Komisi VIII DPR, Senayan, Jakarta.

Juliari mengatakan hanya 103 kabupaten-kota yang memperbarui data kemiskinan lebih dari 50 persen.

Sementara 300 lebih kabupaten/kota tak sampai 50 persen memperbarui data kemiskinan.

"Kemudian yang tadi disebutkan Pak Ketua Komisi, yang mengupdate lebih 50 persen dari datanya adalah 103 kabupaten-kota. Jadi kalau diklasifikasikan paling parah begitu ya ada 92 kabupaten-kota, yang setengah parah ada 319, yang lumayan 103," katanya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas