Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

WHO Peringatkan Beberapa Negara untuk Terapkan Kembali Lockdown

Sementara banyak pula yang masih belum memiliki sistem terbaik untuk melakukan pencegahan

WHO Peringatkan Beberapa Negara untuk Terapkan Kembali Lockdown
World Health Organization (WHO)
Lambang World Health Organization (WHO). Australia berencana memberikan dana bantuan Rp61 miliar kepada WHO untuk membantu Indonesia menangani Covid-19 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK -  Seorang pejabat tinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Rabu lalu, bahwa pihaknya memperingatkan beberapa negara yang memiliki tingkat penyebaran virus corona atau Covid-19 untuk kembali menerapkan sistem penguncian atau lockdown.

Hal ini dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus tersebut.

Baca: Sebulan Masa Transisi, Skor Indikator Covid-19 di Jakarta Cuma 1 Poin di Atas Syarat WHO

Dikutip dari laman CNBC Internasional, Jumat (3/7/2020), Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan, negara-negara seperti Spanyol dan Italia memang berhasil menangani pandemi tersebut dengan strategi kesehatan masyarakat komprehensif.

Namun, beberapa negara lainnya masih terus berjuang untuk menekan angka penyebaran virus.

Sementara banyak pula yang masih belum memiliki sistem terbaik untuk melakukan pencegahan.

Sementara itu, Kepala unit penyakit dan zoonosis WHO, Maria Van Kerkhove mengatakan sejumlah negara diimbau untuk kembali menerapkan lockdown.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sebuah pengarahan singkat dari kantor pusat agensi di Jenewa.

"Beberapa negara yang sebelumnya telah berhasil menekan penyebaran, mungkin kini harus menerapkan lockdown lagi. Kami harap tidak ada lagi lockdown, karena belum terlambat untuk bertindak cepat," kata Kerkhove.

Beberapa negara yang telah berhasil menangani pandemi ini adalah negara-negara yang baru-baru ini memiliki pengalaman dalam menangani wabah seperti SARS pada 2003 silam dan MERS pada tahun 2013.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas