Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Ini Alasan Risma Klaim Surabaya Zona Hijau Covid-19

Pemerintah Kota Surabaya menjelaskan terkait klaim Risma yang menyebut Kota Pahlawan itu telah masuk zona hijau Covid-19.

Ini Alasan Risma Klaim Surabaya Zona Hijau Covid-19
TRIBUN/HO
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kanan) menerima bantuan untuk penanganan Covid-19 dari J Trust Bank di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/7/2020). J Trust Bank menyalurkan bantuan untuk penanganan Covid-19 berupa 250 Set Alat Pelindung Diri (APD), 5.000 masker medis, 200 pelindung wajah, 7.500 sarung tangan lateks dan 7.500 pelindung sepatu yang disalurkan melalui Pemkot Surabaya. Bantuan ini merupakan rangkaian penyaluran bantuan penanganan Covid-19 yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Selatan, Pemkot Tangerang Selatan, PMI Yogyakarta dan RSAL dr Mintohardjo, Jakarta sebagai wujud nyata komitmen perseroan mendukung upaya Pemerintah menangani Covid-19. TRIBUNNEWS/HO 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengklaim, wilayahnya telah berubah menjadi zona hijau Covid-19 atau risiko rendah penularan virus corona.

Risma mengatakan, angka kesembuhan kasus Covid-19 di Surabaya juga cukup tinggi.

"Di mana kondisi Surabaya sudah (zona) hijau yang artinya penularannya kita sudah rendah. Lalu yang sembuh sudah banyak," kata Risma dikutip dari siaran pers, Senin (3/8/2020).

Pemerintah Kota Surabaya menjelaskan terkait klaim Risma yang menyebut Kota Pahlawan itu telah masuk zona hijau Covid-19.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, perubahan status zona hijau itu berdasarkan kajian pakar epidemiologi yang diterima Pemkot Surabaya.

Baca: Risma Sebut Surabaya Zona Hijau, Pakar Epidemiologi Mempertanyakan Data yang Digunakan

Dari laporan itu, kata Irvan, transmission rate di Surabaya telah berada di bawah angka satu.

"Dari pakar epidemiologi, dr Ati, disampaikan data sampai dengan 26 Juni 2020 memang hijau, untuk transmission rate-nya itu sudah di bawah 1 kita. Bahkan sampai dengan delapan hari kita sudah hijau," kata Irvan saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2020).

Irvan mengklaim, tren kasus Covid-19 di Surabaya terus menurun.

Di sisi lain, angka kesembuhan pasien Covid-19 terus meningkat.

"Untuk tren kasus di berbagai data yang sudah diterima, mengalami tren penurunan terkait jumlah kasus, dan ada kenaikan jumlah kesembuhan," ujar Irvan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas